WTID dan IN-FLORES Dorong Pariwisata Inklusif dengan Pelatihan GESI di Labuan Bajo

  • 18 Jun 2026 23:41 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Women in Tourism Indonesia (WTID) bersama Program IN-FLORES menyelenggarakan Workshop Gender Equality and Social Inclusion (GESI) serta Safe and Respectful Workplace bagi pelaku pariwisata dan para pemangku kepentingan di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan ini berlangsung pada 17 Juni hingga 18 Juni 2026 di Rumah Keuskupan Unio Labuan Bajo itu, bertujuan memperkuat kapasitas sektor pariwisata dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan saling menghormati.

Workshop tersebut diikuti peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pelaku usaha wisata, hotel, restoran, pemandu wisata, UMKM, komunitas, akademisi, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga organisasi masyarakat sipil. Kegiatan ini juga melibatkan penyandang disabilitas, termasuk peserta tunanetra, sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang belajar yang lebih inklusif dan dapat diakses semua pihak.

Sebagai salah satu destinasi pariwisata prioritas nasional, Manggarai Barat terus mengalami pertumbuhan industri pariwisata yang pesat. Namun, perkembangan tersebut juga diiringi sejumlah tantangan, seperti kesetaraan gender, akses kelompok rentan, relasi kuasa di lingkungan kerja, serta perlindungan terhadap pekerja sektor pariwisata.

Melalui workshop ini, peserta diajak memahami bagaimana norma sosial, stereotip gender, dan relasi kuasa dapat memengaruhi pengalaman seseorang di tempat kerja. Peserta juga didorong mengidentifikasi tantangan yang dihadapi di institusi masing-masing dan menyusun solusi melalui pendekatan Safe and Respectful Workplace Framework yang berfokus pada pencegahan, penanganan, dan dukungan.

Co-Founder Women in Tourism Indonesia (WTID), Anindwitya Rizqi Monica, mengatakan kualitas pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga dari kemampuan sektor tersebut menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh pekerja.

“Pariwisata adalah industri yang sangat bergantung pada manusia. Karena itu, penting memastikan setiap pekerja, baik perempuan maupun laki-laki, pekerja tetap maupun magang, serta kelompok rentan lainnya, memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dan bekerja dalam lingkungan yang aman, profesional, dan saling menghormati,” ujarnya, Kamis 18 Juni 2026.

Menurut Monica, keberagaman peserta yang terlibat menjadi salah satu kekuatan utama dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pelaku usaha, komunitas, pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, hingga penyandang disabilitas menunjukkan bahwa upaya membangun pariwisata yang aman dan inklusif memerlukan kolaborasi berbagai pihak.

Sementara itu, Koordinator Bentang Darat dan Bentang Laut Wilayah Barat Program IN-FLORES, Imanuddin Utoro, menyampaikan bahwa penguatan perspektif gender dan inklusi sosial merupakan bagian penting dari pembangunan pariwisata berkelanjutan.

“Pariwisata yang inklusif berarti memastikan setiap orang memiliki kesempatan untuk berpartisipasi, memperoleh manfaat, dan merasa aman dalam ruang-ruang pariwisata. Kesetaraan gender dan inklusivitas bukan hanya isu sosial, tetapi juga bagian dari kualitas tata kelola destinasi dan keberlanjutan sektor pariwisata,” katanya.

Selain penyampaian materi, workshop juga menghadirkan praktik baik dari komunitas lokal yang telah menerapkan pendekatan inklusif dalam pemberdayaan masyarakat. Melalui studi kasus, diskusi kelompok, dan penyusunan kerangka perlindungan sederhana, peserta diajak memahami langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan di lingkungan kerja masing-masing.

WTID dan IN-FLORES berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat budaya kerja yang aman, profesional, dan inklusif di sektor pariwisata Manggarai Barat. Dengan menghargai keberagaman dan memastikan perlindungan bagi seluruh pekerja, pariwisata diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi, tetapi juga menghadirkan ruang yang adil, aman, dan berkelanjutan bagi semua.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....