Pangan Lokal Jadi Prioritas Program Gizi Sikka

  • 12 Mei 2026 15:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Bupati Sikka menekankan pentingnya pemanfaatan pangan lokal dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi di Kabupaten Sikka. Penegasan itu disampaikan saat melakukan pertemuan intensif bersama perwakilan Tim Badan Gizi Nasional (BGN) di Sikka.

Pertemuan tersebut membahas sinkronisasi program nasional dengan kebutuhan daerah, khususnya terkait pemetaan wilayah sasaran penerima manfaat. Pemerintah daerah juga mendorong agar program pemenuhan gizi memberi dampak langsung bagi masyarakat lokal.

Bupati Sikka menilai potensi pangan daerah sangat memadai untuk mendukung kebutuhan program. Karena itu, ia meminta seluruh menu sajian mengutamakan hasil pertanian dan perikanan lokal dibanding mendatangkan bahan pangan dari luar daerah.

Menurutnya, Kabupaten Sikka memiliki kekayaan sumber pangan yang melimpah, mulai dari ikan, jagung, kacang-kacangan hingga aneka sayuran segar. Potensi tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sekaligus menjaga kualitas bahan makanan.

“Saya minta menu sajian yang diberikan nanti wajib memasukkan potensi lokal Sikka. Kita punya ikan yang melimpah, jagung, kacang-kacangan, dan sayuran segar,” kata Bupati Sikka dalam pertemuan pada senin 11 Mei 2026

Ia menegaskan penggunaan pangan lokal tidak hanya menjamin asupan gizi yang lebih segar bagi anak-anak, tetapi juga memperkuat perputaran ekonomi masyarakat. Kebijakan itu diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil di daerah.

Selain membahas menu program, Bupati Sikka juga menyoroti pentingnya pemetaan ulang titik distribusi bantuan gizi. Langkah itu diperlukan menyusul perkembangan wilayah dan aglomerasi di sejumlah kecamatan yang membuat data lama perlu diperbarui

Pemerintah daerah bersama Tim BGN akan melakukan evaluasi terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi belum terjangkau program. Evaluasi tersebut dilakukan agar distribusi bantuan gizi dapat merata hingga ke pelosok desa

Dalam kesempatan itu, Bupati Sikka kembali mengingatkan agar setiap program strategis nasional yang masuk ke daerah harus melibatkan masyarakat lokal secara aktif. Ia meminta pengusaha daerah dan tenaga kerja lokal diprioritaskan dalam operasional program di lapangan.

“Masyarakat lokal harus dilibatkan secara aktif, jangan hanya menjadi penonton. Saya ingin pengusaha kita yang bergerak agar perputaran uang tetap di Sikka,” ujarnya

Pemerintah Kabupaten Sikka berharap kolaborasi bersama Badan Gizi Nasional dapat memperkuat kualitas layanan gizi masyarakat sekaligus mendorong kemandirian pangan daerah. Program tersebut juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi berbasis potensi lokal di Kabupaten Sikka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....