Siswa SDI St Yosef Maumere Ikuti Wisata Literasi

  • 06 Mei 2026 08:17 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka - Sebanyak 30 siswa SDI St. Yosef Maumere mengikuti Tur Wisata Literasi ke Kantor Bupati Sikka. Kegiatan ini menjadi bagian dari program sekolah dalam memperkuat budaya membaca dan numerasi melalui pengalaman belajar di luar kelas.

Rombongan siswa yang terdiri dari kelas III hingga VI tersebut didampingi tiga guru selama kunjungan berlangsung. Mereka berkesempatan bertemu langsung dengan Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan itu, Bupati menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif sekolah dalam menanamkan literasi sejak usia dini. Ia menilai kebiasaan membaca sebelum proses belajar dimulai merupakan langkah penting dalam membangun fondasi pengetahuan siswa.

Menurut Bupati, literasi tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis. Literasi juga mencakup kemampuan memahami informasi serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menambahkan, numerasi memiliki peran penting dalam melatih kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah. Oleh karena itu, penguatan literasi dan numerasi perlu dimulai sejak dini, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Pertemuan tersebut juga diisi dengan sesi dialog interaktif antara siswa, guru, dan Bupati. Para siswa diberikan pertanyaan seputar pengetahuan umum serta wawasan kebangsaan untuk menguji pemahaman mereka.

Sejumlah siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan baik mendapatkan apresiasi langsung. Bahkan, beberapa di antaranya diberi kesempatan duduk di kursi Bupati sebagai bentuk motivasi dan pengalaman edukatif.

Guru pendamping menyebut metode pembelajaran langsung seperti ini efektif meningkatkan rasa percaya diri siswa. Selain itu, pengalaman tersebut juga dinilai mampu memperluas wawasan dan cara berpikir anak.

Usai kunjungan, rombongan melanjutkan kegiatan ke Aula Frans Seda, Kabupaten Sikka. Di lokasi tersebut, siswa membaca buku pilihan dan menceritakan kembali isi bacaan di depan teman-temannya.

Program bertutur itu dirancang untuk melatih keberanian berbicara di ruang publik sekaligus meningkatkan pemahaman bacaan. Kegiatan ini juga menjadi sarana mengasah kemampuan komunikasi siswa secara aktif.

Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak awal hingga akhir. Pihak sekolah pun menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan selama kunjungan edukatif tersebut.

Sekolah berharap pengalaman belajar di luar kelas dapat memperkuat minat baca dan rasa ingin tahu siswa. Program wisata literasi ini diharapkan mampu mencetak generasi yang kritis, kreatif, dan komunikatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....