Polres Ende Salurkan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga di Aembonga

  • 09 Sep 2026 12:42 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Polres Ende menyalurkan bantuan sosial dan layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak gempa di Aembonga pada Rabu 9 September 2026. Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata bersama Ketua Bhayangkari Cabang Ende turun langsung menemui warga terdampak di lokasi bencana tersebut.

Kedatangan rombongan disambut Lurah Mbongawani, Imam Masjid Dharulyaqin, para ketua RT, dan puluhan warga terdampak gempa setempat langsung. Pertemuan berlangsung hangat ketika Kapolres berdialog dengan warga untuk mengetahui kebutuhan mereka selama masa pemulihan pascabencana hari ini.

Selain menyalurkan logistik, Kapolres bersama Bhayangkari juga berinteraksi dengan anak-anak SD Inpres Mbongawani dalam kegiatan pemulihan psikologis pasca gempa. Pendekatan tersebut diarahkan untuk membantu anak-anak mengurangi rasa takut sekaligus mengembalikan keceriaan mereka agar kembali mengikuti kegiatan belajar secara bertahap.

Kapolres Ende menyebut bantuan yang dibawa merupakan amanah dari Ibu Ketua Umum Bhayangkari untuk meringankan beban warga terdampak. Ia mengatakan kehadiran polisi tidak hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan warga memperoleh dukungan selama pemulihan pasca bencana.

"Bantuan ini merupakan bentuk empati dan tanggung jawab moral Polri kepada warga yang tertimpa musibah gempa," ujar Kapolres. "Kami berharap situasi segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal, terutama anak-anak agar terhindar dari trauma pascagempa," katanya.

Paket bantuan mencakup beras, mi instan, sarden, telur, susu, biskuit, pakaian layak pakai, serta 25 tas sekolah bagi siswa. Bantuan itu diserahkan secara simbolis setelah dialog bersama warga dengan sasaran keluarga terdampak dan anak-anak sekolah setempat Aembonga.

Di sisi lain, tim Dokkes Polres Ende membuka pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Aembonga pascabencana gempa Flores tersebut. Pemeriksaan meliputi pengecekan kondisi kesehatan warga sekaligus pelayanan dasar untuk mendeteksi keluhan yang muncul setelah guncangan gempa terjadi.

Bantuan dan layanan kesehatan tersebut diarahkan untuk menjaga kebutuhan dasar warga selama proses pemulihan berjalan di wilayah terdampak. Kehadiran petugas juga memberi ruang bagi warga menyampaikan kondisi mereka secara langsung setelah menghadapi dampak bencana gempa tersebut.

Rahmawati, perwakilan warga, menyampaikan terima kasih karena pemeriksaan kesehatan membantu warga memantau kondisi setelah gempa melanda wilayah mereka. Ia juga mengapresiasi bantuan sembako yang dinilai membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa pemulihan pascabencana di Aembonga tersebut.

Guru SDI Mbongawani Anisa Rauf turut menyampaikan terima kasih kepada Ibu Kapolri atas bantuan untuk siswa-siswi sekolah setempat. Menurut Anisa, bantuan tersebut akan digunakan sebagaimana mestinya untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan aktivitas belajar para siswa terdampak.

Penyaluran bantuan pendidikan menjadi bagian penting karena perlengkapan sekolah membantu siswa mempertahankan semangat belajar setelah bencana melanda wilayah. Sebanyak 25 tas sekolah diberikan kepada anak-anak, melengkapi bantuan pangan dan pakaian yang diterima warga terdampak gempa setempat.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan penanganan pasca bencana tidak berhenti pada bantuan logistik, tetapi mencakup kesehatan dan dukungan pendidikan bagi warga. Langkah itu memperlihatkan pendampingan dilakukan bersamaan, agar kebutuhan mendesak warga dan pemulihan anak tetap mendapat perhatian di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....