Hardiknas Bola Dimeriahkan Atraksi Budaya dan Lomba

  • 04 Mei 2026 14:37 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kecamatan Bola berlangsung meriah di SDN Uma Uta, Desa Uma Uta, Sabtu 2 Mei 2026. Kegiatan ini diawali dengan upacara bendera yang diikuti unsur pemerintah, tenaga pendidik, dan peserta didik dari berbagai sekolah dasar.

Perayaan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diwarnai dengan gelar atraksi budaya dan lomba paduan suara. Sebanyak delapan Sekolah Dasar yang tergabung dalam Gugus II Umauta ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung penuh antusias.

Tema yang diusung tahun ini adalah “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”. Tema tersebut dinilai sejalan dengan tekad pembangunan Kabupaten Sikka, khususnya di Kecamatan Bola melalui program “Bola Cerdas Merata”.

Camat Bola, Charolus Luanga Saka, bertindak sebagai inspektur upacara dan menyampaikan sejumlah poin penting dalam amanatnya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayah tersebut.

Salah satu fokus utama adalah peningkatan literasi dan numerasi melalui kebiasaan membaca selama 30 menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Selain itu, siswa juga didorong memanfaatkan waktu belajar di rumah untuk mempersiapkan materi pelajaran sesuai jadwal harian.

Di sisi lain, Camat Bola juga menyoroti pentingnya pengelolaan data pendidikan melalui DAPODIK secara akurat dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan agar tidak terjadi manipulasi data demi kepentingan akreditasi yang dapat merugikan kualitas pendidikan.

Upaya pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah turut menjadi perhatian serius dalam arahannya. Guru diminta berperan sebagai pelindung sekaligus pengayom, sementara siswa diimbau menghindari perilaku perundungan dalam bentuk apa pun.

Charolus juga menegaskan pentingnya disiplin guru serta pengembangan kompetensi berbasis digitalisasi pembelajaran. Ia menilai kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kesiapan tenaga pendidik dalam mengadopsi metode belajar yang relevan.

Selain itu, pengelolaan perpustakaan sekolah menjadi salah satu aspek yang perlu dibenahi agar lebih menarik bagi siswa. Lingkungan membaca yang nyaman diharapkan mampu meningkatkan minat literasi anak sejak dini.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan tarian tradisional seperti Papak dan Ikun Beta dari SDN Wajong. Penampilan tersebut mendapat apresiasi karena dinilai energik dan mencerminkan kekayaan budaya lokal yang potensial dikembangkan.

Menurut Charolus, para penari muda ini berpeluang menjadi generasi penerus sanggar seni daerah. Ia bahkan menyebut mereka sebagai bagian dari embrio Community Based Tourism yang akan mendukung pengembangan pariwisata di wilayah Bola.

Kegiatan ini turut dihadiri berbagai unsur, mulai dari kepala sekolah, tokoh masyarakat, hingga perwakilan lembaga keagamaan. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa pembangunan pendidikan membutuhkan dukungan bersama lintas sektor di Kecamatan Bola.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....