Hidup di Gubuk Reot, Yosef Nai Butuh Perhatian
- 06 Feb 2026 14:12 WIB
- Ende
RRI.CO.ID. Ende, Kehidupan Yosef Nai (45), seorang buruh serabutan di Kelurahan Onekore, Kabupaten Ende, kian memprihatinkan. Bersama istri dan dua orang anaknya, Yosef saat ini tinggal di sebuah gubuk reot yang berdiri di atas tanah milik keluarganya sendiri.
Gubuk sederhana tersebut terbuat dari bambu,bertap dan dinding seng bekas yang sudah lapuk. Saat hujan turun, air dengan mudah masuk ke dalam rumah, sementara kondisi lantai yang masih berupa tanah menambah ketidaknyamanan keluarga kecil itu dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Yosef kepada rri 06 Februari,2026 mengaku, sebagai buruh serabutan, penghasilannya tidak menentu. Upah yang ia peroleh hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, sehingga keinginan untuk memperbaiki atau membangun rumah yang layak huni belum dapat terwujud.
“Untuk makan sehari-hari saja kadang masih kurang. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah agar bisa memiliki tempat tinggal yang lebih layak,” ujar Yosef dengan nada harap.
Tias Sri Wahyuni, dan dua anak mereka—Samuel Bintang Nikolaus Koro (4 tahun) dan Fransiska Anastasia Elis (2 tahun)—telah bertahun-tahun hidup di sebuah gubuk reot di bawah kaki Gunung Wongge. juga mengungkapkan hal serupa.
Ia mengatakan bahwa kondisi tempat tinggal mereka sangat tidak layak, terlebih bagi anak-anak yang masih membutuhkan lingkungan yang aman dan sehat untuk tumbuh dan belajar.
Kondisi keluarga Yosef Nai ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya.
Bantuan berupa program rumah layak huni atau bantuan sosial lainnya sangat dibutuhkan guna meningkatkan kualitas hidup keluarga tersebut.
Masyarakat sekitar juga berharap adanya kepedulian dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun lembaga sosial, agar keluarga Yosef Nai tidak terus hidup dalam keterbatasan dan dapat menikmati kehidupan yang lebih manusiawi di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....