Tahun Baru Islam di Larantuka Jadi Potret Toleransi Antarumat Beragama
- 18 Jun 2026 22:09 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Larantuka tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Muslim, tetapi juga menampilkan wajah toleransi yang kuat di Kabupaten Flores Timur. Sejumlah penyuluh agama Katolik dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur turut berpartisipasi dalam kegiatan jalan santai dan kuis berhadiah yang digelar PHBI Kota Larantuka dan KUA Kecamatan Larantuka.
Kehadiran peserta lintas agama dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata harmonisasi kehidupan masyarakat Flores Timur. Perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama merayakan nilai kebersamaan dan persaudaraan.
| Baca juga: Kapela Ke-204 Vinea Dei Berdiri di Motong |
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Yosef Aloysius Babaputra, menilai peringatan Tahun Baru Islam dapat menjadi momentum memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat. Menurutnya,koordinat semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perubahan spiritual, tetapi juga sebagai upaya membangun kehidupan yang lebih baik dan harmonis.
Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut, yakni “Hijrah Lingkungan: Dari Yang Merusak Menjadi Merawat Alam, Dari Yang Gersang Menjadi Hijau”, juga mengandung pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan hidup. Pesan tersebut relevan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.
Ketua PHBI Kota Larantuka, Sulaiman Mukin, mengatakan kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan yang tumbuh di Flores Timur. Ia berharap kerja sama lintas lembaga dan lintas komunitas dapat terus terjalin pada berbagai momentum keagamaan lainnya.
Menurutnya, peringatan hari besar keagamaan tidak hanya menjadi ruang ibadah dan refleksi spiritual. Kegiatan semacam ini juga dapat menjadi sarana memperkuat hubungan sosial serta memperkokoh nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat.
Flores Timur selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi kehidupan harmonis antarumat beragama. Kehadiran masyarakat lintas agama dalam peringatan Tahun Baru Islam menjadi bukti bahwa nilai persaudaraan dan kerukunan terus terjaga dengan baik.
Melalui kegiatan tersebut, semangat hijrah dimaknai sebagai ajakan untuk memperbaiki diri, menjaga lingkungan, serta memperkuat persatuan dalam keberagaman. Nilai-nilai itulah yang diharapkan terus diwariskan kepada generasi mendatang sebagai fondasi kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....