Dari Sambut Baru hingga Makan Bersama, Pengalaman Berkesan Akbar Kelana di Flores
- 20 Jul 2026 20:23 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kreator konten sekaligus pejalan kaki asal Jakarta, Akbar Kelana, mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga selama melintasi Pulau Flores. Selain menikmati keindahan alam, ia juga belajar mengenai budaya, toleransi, dan kehidupan sosial masyarakat setempat.
Dalam podcast bersama RRI Ende, Akbar mengatakan salah satu pengalaman yang paling berkesan dialaminya saat berada di Bajawa, Kabupaten Ngada. Di daerah tersebut, ia mendapat puluhan undangan menghadiri acara Sambut Baru atau perayaan Komuni Pertama.
"Di Bajawa saya sampai dapat sekitar 50 undangan Sambut Baru. Dalam sehari saya sempat datang ke tujuh acara. Setiap tenda saya usahakan singgah sekitar satu jam supaya bisa berinteraksi dengan masyarakat," ujar Akbar.
Menurutnya, sambutan hangat masyarakat membuat dirinya merasa diterima sebagai bagian dari keluarga meski baru pertama kali berkunjung ke daerah tersebut.
Akbar juga mengalami sejumlah peristiwa lucu yang tidak seluruhnya dibagikan melalui media sosial. Salah satunya ketika diajak berfoto oleh warga yang sedang dalam pengaruh minuman beralkohol hingga tanpa sengaja kuah makanan mengenai dirinya.
"Ada banyak kejadian lucu yang tidak saya unggah. Salah satunya waktu diajak foto, tiba-tiba kuah makanan terciprat ke saya. Buat saya itu justru menjadi kenangan yang menyenangkan," katanya.
| Baca juga: Menjaga Asa lewat Helai Tenun Wolowaru |
Selain itu, Akbar mengaku mengalami culture shock terkait kebiasaan makan masyarakat Flores. Ia terkejut melihat porsi nasi yang jauh lebih banyak dibandingkan lauk yang disajikan.
"Awalnya saya kaget karena porsinya besar sekali. Nasinya melimpah, sementara lauknya tidak terlalu banyak. Lama-lama saya paham itu memang kebiasaan masyarakat di sini," ujarnya.
Selama berada di Flores, Akbar juga mempelajari keberagaman budaya dan bahasa. Menurutnya, hampir setiap daerah memiliki dialek bahkan bahasa yang berbeda sehingga menjadi pengalaman baru baginya.
Ia mengaku paling terkesan dengan kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi toleransi. Menurut Akbar, masyarakat Flores menerima siapa pun tanpa memandang agama, suku, maupun latar belakang.
"Saya belajar bahwa di Flores keberagaman benar-benar hidup. Orang datang dari latar belakang apa pun tetap diterima dengan baik. Nilai kebersamaan dan toleransi di sini sangat terasa," kata Akbar.
Bagi Akbar, pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga selama menjalankan perjalanan keliling Indonesia. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang datang langsung ke Flores untuk mengenal budaya, keramahan, dan kehidupan sosial masyarakatnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....