Kawasan Hutan Pemuteran Terbakar, Tim Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Titik Api
- 18 Jul 2026 16:37 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Tim gabungan terus berupaya memadamkan kebakaran hutan yang melanda kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Sabtu 18 Juli 2026. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi meski harus menghadapi medan yang curam dan sulit dijangkau.
Tim gabungan terdiri atas BPBD Kabupaten Buleleng, BPBD Provinsi Bali, TNI, Polri, Polisi Kehutanan (Polhut), Satpol PP, pemerintah kecamatan dan desa, Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), serta unsur terkait lainnya.
Sejak pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali melakukan pendakian menuju titik kebakaran. Kondisi medan yang terjal membuat proses pemadaman tidak memungkinkan menggunakan kendaraan maupun peralatan pemadam berukuran besar.
Sebagai alternatif, personel membawa kantong air atau water bag dan memanfaatkan dahan pohon untuk memukul kobaran api di sejumlah titik. Tim juga dibagi menjadi dua regu agar pemadaman dapat dilakukan dari beberapa arah sekaligus guna menghambat penyebaran api.
Hingga pukul 15.00 Wita, api masih terlihat membakar kawasan hutan. Cuaca kering yang disertai embusan angin menyebabkan kobaran api terus merambat ke vegetasi di sekitarnya sehingga seluruh personel tetap disiagakan di lapangan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Dharma Sudana, mengatakan penanganan kebakaran mengedepankan sinergi seluruh unsur karena kondisi medan di lokasi sangat menantang.
"Penanganan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur terkait. Medan yang curam dan sulit diakses membuat pemadaman hanya dapat dilakukan secara manual menggunakan water bag dan peralatan sederhana. Meski menghadapi kendala di lapangan, seluruh personel tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan api dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas," ujarnya.
Dharma Sudana menambahkan, hingga sore hari TRC Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali masih bertahan di lokasi untuk melanjutkan proses pemadaman sekaligus memantau perkembangan kebakaran.
"Tim masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan. Perkembangan kondisi di lapangan akan terus kami pantau dan dilaporkan secara berkala," katanya.
BPBD Kabupaten Buleleng mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan, terutama pada musim kemarau, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....