KAI Sumbar Edukasi Keselamatan Rel Sambil Salurkan Bantuan Sosial Masyarakat
- 17 Jul 2026 04:33 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Divre II Sumatera Barat (Sumbar) terus meningkatkan upaya keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan di perlintasan sebidang. Langkah tersebut dilakukan melalui edukasi keselamatan serta penanganan berbagai titik rawan di sepanjang jalur rel kereta api di Sumatera Barat.
Kepala Bidang KAI Sumbar, Reza Shahab mengatakan program ini dilaksanakannya sepanjang 2026 dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya untuk membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan sekaligus menekan risiko kecelakaan di kawasan perlintasan sebidang.
Reza menyampaikan keselamatan di perlintasan sebidang tidak dapat diwujudkan hanya oleh operator kereta api. Pemerintah sebagai regulator dan masyarakat sebagai pengguna jalan juga memiliki peran penting dalam menciptakan perjalanan kereta api yang aman.
"Keselamatan di perlintasan merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap aturan serta meningkatnya kesadaran masyarakat menjadi kunci utama untuk mengurangi potensi kecelakaan di perlintasan kereta api," ucapnya, Kamis, 16 Juli 2026.
Sebagai bentuk komitmen tersebut kata Reza, KAI Divre II Sumbar secara rutin menggelar sosialisasi keselamatan di sekolah-sekolah yang berada di sekitar jalur rel. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai bahaya beraktivitas di jalur kereta api, pentingnya mematuhi rambu perkeretaapian, serta tata cara melintas yang aman di perlintasan sebidang.
Selain edukasi, Reza menambahkan KAI Divre II Sumbar juga melakukan mitigasi lapangan berupa penutupan perlintasan yang tidak sesuai ketentuan, sosialisasi di perlintasan resmi, serta pemasangan spanduk keselamatan pada sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Kombinasi edukasi dan penanganan titik rawan menjadi strategi efektif untuk memperkuat budaya keselamatan di masyarakat.
"KAI Divre II Sumbar juga menyalurkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp72,85 juta berupa sarana olahraga, sarana ibadah, dan sarana kebersihan kepada sejumlah kelompok masyarakat di Padang, Pariaman, Batang Anai, Lubuk Alung, dan Kapalo Hilalang," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Masyarakat Pemuda Pampangan Nan XX, Boy, mengapresiasi bantuan tersebut karena dinilai bermanfaat bagi kegiatan lingkungan sekaligus mendukung upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di sekitar jalur kereta api. "Diharapkan. Dengan adanya perhatian tersebut, dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....