Api dari Lahan Nyaris Hanguskan Rumah di Gunung Pangilun Padang

  • 16 Jul 2026 09:38 WIB
  •  Padang
Poin Utama
  • Kebakaran lahan di Perumahan Menara Village Blok C Padang Utara terjadi pada Rabu, 15 Juli 2026 pukul 17.18 WIB dan berhasil dipadamkan dalam 30 menit tanpa korban jiwa.
  • Api diduga berasal dari tumpukan sampah yang dibakar di belakang rumah kemudian merembet ke plafon bagian belakang rumah milik Andika Putra Ramadhan dengan kerugian estimasi 20 juta rupiah.
  • Damkar mengerahkan 50 personel dan tiga unit armada yang berhasil mengendalikan api dengan cepat sehingga mencegah penyebaran ke rumah-rumah lain di perumahan.

RRI.CO.ID, Padang - Kebakaran lahan hampir menghanguskan sebuah rumah di Perumahan Menara Village Blok C Nomor 7, Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Rabu, 15 Juli 2026. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum meluas kebangunan perumahan lain, sehingga kerusakan yang ditimbulkan tidak terlalu besar.

Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi kepada RRI mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga sekitar pukul 17.18 WIB. Api diduga berasal dari tumpukan sampah yang dibakar di belakang rumah, kemudian membesar dan merembet ke plafon bagian belakang rumah di Perumahan Menara Village Village Blok C Nomor 7, Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.

Menerima laporan tersebut kata Rinaldi, pihaknya langsung mengerahkan 50 personel dan tiga unit armada menuju lokasi kejadian. Berkat penanganan cepat petugas, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan dalam waktu 30 menit sehingga tidak sempat menjalar ke rumah lainnya.

Rinaldi menyampaikan setelah proses pendinginan selesai dilakukan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, rumah milik Andika Putra Ramadhan berusia 21 tahun, mengalami kerusakan ringan pada bagian plafon belakang dengan estimasi kerugian mencapai 20 juta rupiah.

"Awalnya ada warga yang sedang mebersihan lahan di belakang rumah, setelah itu merembet ke salah satu rumah disana. Beruntung cepat ditangani dengan cepat, dengan pemilik rumah mengalami kerusakan ringan," ucapnya.

Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, Rinaldi mengimbau masyarakat memastikan api benar-benar padam setelah membakar sampah atau membersihkan lahan. Apalagi cuaca panas cendrung terjadi di Kota Padang dalam beberapa hari terakhir membuat lahan kering dan tumpukan sampah sangat mudah terbakar sehingga berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....