Dispora Sumbar Respons Keluhan Fasilitas Toilet di Car Free Day

  • 05 Jul 2026 02:35 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Barat merespons keluhan masyarakat terkait minimnya fasilitas toilet umum di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD). Masukan tersebut disampaikan pendengar dalam program Halo RRI Pagi, Jumat 3 Juli 2026.

Pendengar bernama Basrial dari Andalas, Kota Padang mengaku kesulitan menemukan toilet saat mengikuti CFD. Ia mengusulkan agar pemerintah menyediakan toilet portabel atau fasilitas buang air kecil di beberapa titik sepanjang kawasan kegiatan.

Kepala Bidang Pembudayaan Dispora Sumbar, Rasydi Sumetri, mengapresiasi perhatian masyarakat terhadap pelaksanaan HBKB. Menurutnya, tingginya partisipasi warga menjadi indikator positif dalam membudayakan olahraga di Sumatera Barat.

Rasydi mengatakan Dispora Sumbar telah bekerja sama dengan sejumlah instansi di sepanjang jalur CFD. Kantor Gubernur, Dispora Sumbar, dan beberapa kantor lainnya telah membuka akses toilet bagi masyarakat.

"Kami juga sudah bekerja sama dengan beberapa stakeholder, termasuk seluruh kantor-kantor yang ada di sepanjang jalan HBKB. Beberapa kantor seperti Kantor Gubernur, Dispora Sumbar, dan beberapa kantor lainnya membolehkan masyarakat menumpang untuk buang air kecil," ujar Rasydi dalam Halo RRI.

Namun, ia mengakui fasilitas yang tersedia masih belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh pengunjung. Hal itu karena jumlah toilet umum maupun toilet portabel yang dimiliki pemerintah masih terbatas.

"Memang untuk saat sekarang kami belum dapat memfasilitasi karena WC portable. Karena Fasilitas tersebut juga terbatas dimiliki oleh pemerintah sehingga pasti terbatas," katanya.

Dispora Sumbar berencana meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Kota Padang untuk menambah fasilitas pendukung di kawasan CFD. Upaya tersebut akan disesuaikan dengan meningkatnya jumlah pengunjung setiap pekan.

"Insya Allah ke depannya kami akan pikirkan juga bagaimana nanti kita tingkatkan kerja sama dengan Pemerintah Kota Padang. Karena kunjungan kita setiap hari minggu estimasinya sudah mencapai 15.000 sampai 20.000 orang," ucap Rasydi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....