Pemkab Solok Selatan Peringati Harganas, Tekankan Pentingnya Peran Keluarga

  • 29 Jun 2026 20:35 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 bersamaan dengan Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan yang digelar di Halaman Kantor Bupati Solok Selatan itu dipimpin Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, dan diikuti seluruh ASN serta Penyuluh Keluarga Berencana (KB).

Dalam kesempatan tersebut, Yulian Efi membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yang menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk generasi masa depan Indonesia. Menurutnya, transformasi kualitas sumber daya manusia harus dimulai sejak masa kehamilan dan melalui pola pengasuhan yang baik di lingkungan keluarga.

"Transformasi kualitas SDM tidak dimulai dari bangku sekolah atau dunia kerja. Melainkan dari dalam rahim ibu dan pengasuhan keluarga," ujarnya.

Ia menyebutkan terdapat tiga tantangan utama dalam pembangunan sumber daya manusia, yakni kesehatan, pendidikan karakter, dan ketahanan mental. Di bidang kesehatan, upaya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan menjadi perhatian utama agar anak-anak mampu tumbuh dan berkembang secara optimal.

Sementara itu, pendidikan karakter di lingkungan keluarga dinilai penting untuk membentuk anak yang berintegritas, disiplin, adaptif, dan mampu berkolaborasi. Selain itu, keluarga juga diharapkan menjadi tempat yang memberikan dukungan emosional agar anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh di tengah berbagai tantangan zaman.

Yulian menegaskan pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu. Kehadiran ayah, baik secara fisik maupun emosional, dinilai memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak. "Jangan biarkan anak-anak tumbuh dalam kondisi ayah hadir secara fisik, namun tidak hadir secara psikologis," katanya.

Ia juga mengingatkan agar penggunaan gawai oleh anak tetap didampingi oleh orang tua sehingga interaksi dan komunikasi dalam keluarga tetap terjaga. Menurutnya, keluarga yang hangat dan harmonis akan menjadi benteng utama dalam mencegah berbagai persoalan sosial seperti perundungan, pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba.

"Jadikan rumah sebagai tempat yang aman dan dirindukan. Sehingga anak-anak selalu memiliki tempat untuk kembali," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....