Rosita Melaju ke Final Kejurnas, Kaltara Buktikan Kualitas
- 22 Jun 2026 19:11 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Atlet panjat tebing Kaltara kembali membuktikan kapasitasnya di pentas nasional.
Di tengah persaingan ketat yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari seluruh Indonesia, Rosita Yulia Putri berhasil menembus babak final nomor Speed World Record Putri pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing FPTI Kelompok Umur (KU) XX Tahun 2026 yang berlangsung di Jakarta International Climbing Park.
Keberhasilan Rosita menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan atlet panjat tebing di Kaltara mulai menunjukkan hasil nyata.
Prestasi tersebut sekaligus menegaskan bahwa atlet muda Bumi Benuanta tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi mampu menjadi pesaing serius di ajang nasional.
Ketua FPTI Kaltara, Syarwani, mengatakan keikutsertaan atlet Kaltara dalam Kejurnas bukan sekadar memenuhi agenda kompetisi, melainkan menjadi ajang pembuktian kualitas atlet hasil pembinaan daerah.
“Keikutsertaan atlet FPTI Kaltara di Kejurnas ini menjadi kesempatan bagi atlet kita untuk bersaing dengan atlet terbaik dari berbagai daerah sekaligus mengasah mental bertanding. Kami ingin atlet Kaltara hadir sebagai kompetitor yang diperhitungkan,” tegas Syarwani, Senin (22/6/2026).
Pada Kejurnas tersebut, FPTI Kaltara mengirim tiga atlet terbaiknya. Febrianus Ladin dari FPTI Bulungan tampil pada kategori U-19 di nomor Lead dan Boulder.
Sementara Gally dari FPTI Malinau turun pada kategori U-17 di nomor Lead dan Boulder, namun harus mengakhiri langkahnya di babak kualifikasi.
Sorotan utama datang dari atlet FPTI Nunukan, Rosita Yulia Putri, yang turun pada kategori U-19 di tiga nomor sekaligus, yakni Lead, Boulder, dan Speed World Record.
Dari seluruh rangkaian pertandingan yang diikutinya, Rosita berhasil mencatatkan pencapaian terbaik dengan melaju hingga babak final nomor Speed World Record Putri.
Menurut Syarwani, pencapaian Rosita menjadi bukti bahwa atlet Kaltara memiliki potensi besar untuk bersaing dengan atlet-atlet unggulan nasional jika mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan yang memadai.
“Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kalimantan Utara. Rosita membawa harapan daerah di babak final. Semoga mampu tampil maksimal, meraih hasil terbaik, dan mengharumkan nama Kalimantan Utara di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa target pembinaan olahraga tidak hanya berbicara soal medali, tetapi juga membangun mental juara dan daya saing atlet dalam jangka panjang.
“Prestasi tidak lahir secara instan. Setiap kejuaraan adalah proses pembelajaran yang sangat berharga. Yang kami dorong adalah lahirnya atlet-atlet yang tangguh, bermental kuat, dan mampu bersaing secara konsisten di level nasional bahkan internasional,” katanya.
FPTI Kaltara optimistis capaian Rosita dapat menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda lainnya di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara untuk terus berlatih dan berprestasi.
“Kami tidak ingin Kaltara hanya menjadi pelengkap dalam setiap kejuaraan nasional. Pembinaan atlet akan terus diperkuat agar semakin banyak atlet daerah yang mampu menembus podium dan membawa nama Kaltara bersinar di tingkat nasional maupun internasional,” pungkas Syarwani. (rln)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....