Banjir Baktiseraga Telan Korban, Jenazah Ditemukan di Runtuhan

  • 12 Jun 2026 18:51 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban yang hilang akibat banjir di Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat 12 Juni 2026. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah sempat dilakukan pencarian sejak siang hari.

Penemuan korban mengakhiri upaya pencarian yang melibatkan sejumlah unsur SAR dan instansi terkait. Korban diketahui bernama Ricardo Razaq Alghivieri (20), yang sebelumnya dilaporkan hilang saat banjir menerjang wilayah tersebut.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan pada tahap awal pencarian personel dibagi ke beberapa titik di sekitar lokasi terdampak. Tim melakukan penyisiran di kawasan permukiman hingga aliran sungai yang bermuara ke Pantai Pengambengan.

"Kita membagi tim dalam tindak awal pencarian atau penyisiran di daerah lokasi kejadian ini," kata Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Donny Indrawan.

Tim Search and Rescue Unit (SRU) yang menyisir aliran sungai melakukan pencarian hingga pinggir Pantai Pengambengan. Upaya pencarian terus dilakukan hingga sore hari. Pada pukul 16.15 Wita, tim menerima informasi bahwa korban telah ditemukan tertimbun reruntuhan rumah yang terdampak banjir.

"Kita dapatkan informasi bahwa target ditemukan di bawah reruntuhan rumah, selanjutnya kami laksanakan evakuasi secara manual," ucapnya.

Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 17.12 Wita. Petugas melakukan evakuasi secara hati-hati mengingat kondisi bangunan yang masih labil dan berpotensi membahayakan personel di lapangan.

Setelah berhasil dikeluarkan dari timbunan material, jenazah Ricardo Razaq Alghivieri kemudian dibawa menuju RSUD Buleleng menggunakan ambulans PMI Buleleng. Pihak keluarga turut mendampingi proses evakuasi hingga korban dibawa ke rumah sakit.

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian pada pukul 13.55 Wita. Tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi dan sempat melakukan pencarian dengan menyisiri aliran sungai, namun hasil awal belum menemukan keberadaan korban.

Operasi SAR melibatkan Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Bupati Buleleng beserta jajaran, BPBD Buleleng, Polairud Polres Buleleng, Polsek Kota Singaraja, Samapta Polres Buleleng, TNI AL Pos Sangsit, Damkar Buleleng, pegawai Kecamatan Buleleng, Bhabinkamtibmas Bakti Seraga, Babinsa Bakti Seraga, Koramil 01 Buleleng, PUTR Buleleng, Dinas Sosial, PMI Buleleng, Balawista Buleleng, Bhuana Bali Rescue, perangkat Desa Bakti Seraga, masyarakat setempat serta keluarga korban.

Ditemukannya korban menutup operasi pencarian yang dilakukan sejak siang hari. Peristiwa ini menjadi pengingat akan besarnya risiko bencana hidrometeorologi yang terjadi saat cuaca ekstrem dan pentingnya kewaspadaan masyarakat di wilayah rawan banjir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....