Bijak Bermedia Sosial Demi Generasi Cerdas
- 10 Jun 2026 15:10 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan anak-anak dan remaja saat ini. Di satu sisi, kemudahan akses internet memberikan banyak manfaat sebagai sumber informasi dan sarana belajar, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan baru yang perlu mendapat perhatian serius dari orang tua dan lingkungan sekitar.
Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Sanggau, Titin Sumarni, mengatakan penggunaan media sosial oleh anak perlu disertai pendampingan dan pengawasan yang konsisten dari orang tua. Menurutnya, keluarga memiliki peran utama dalam membentuk kebiasaan digital yang sehat agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
“Kemudahan akses internet dapat membuka peluang anak memperoleh informasi yang bermanfaat, tetapi juga berpotensi membuat anak terpapar konten berbahaya, berinteraksi dengan pihak yang tidak dikenal, bahkan meniru perilaku yang menyimpang,” ungkap Titin Sumarni dalam Dialog Sanggau Menyapa, Rabu 10 Juni 2026.
Menurutnya, anak-anak saat ini dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi hanya melalui telepon genggam yang berada di genggaman mereka. Oleh karena itu, orang tua perlu membangun komunikasi yang terbuka agar anak merasa nyaman bercerita mengenai aktivitas digital yang mereka lakukan setiap hari.
Ia menjelaskan literasi digital perlu ditanamkan sejak dini agar anak memiliki kemampuan menyaring informasi, memahami risiko penggunaan media sosial, serta mampu membedakan konten yang layak dan tidak layak untuk diikuti. Edukasi tersebut juga penting untuk membentuk karakter anak agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan atau perilaku negatif yang beredar di dunia maya.
Titin menambahkan bahwa pengawasan orang tua bukan berarti membatasi anak secara berlebihan, melainkan mendampingi mereka dalam memanfaatkan teknologi secara positif dan sesuai usia. Dengan keterlibatan orang tua yang aktif, anak dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kritis, serta mampu menggunakan media sosial sebagai sarana pengembangan diri dan kreativitas.
“Oleh karena itu, literasi digital, komunikasi yang terbuka, dan pengawasan yang konsisten dari orang tua menjadi kunci penting dalam melindungi anak di era digital,” katanya.
Titin berharap seluruh orang tua semakin meningkatkan kepedulian terhadap aktivitas digital anak dengan menjadi teladan dalam penggunaan gawai yang sehat dan bijaksana. Melalui kerja sama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, diharapkan tercipta generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki akhlak, tanggung jawab, serta ketahanan diri dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....