Depot Air Terbakar, Seorang Lansia Alami Luka-Luka di Alai Parak Kopi Padang
- 10 Jun 2026 06:43 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang menangani peristiwa kebakaran yang terjadi di Komplek Vila Raya Indah Blok C2, RT 002/RW 011, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Selasa, 9 Juni 2026. Insiden tersebut menghanguskan satu unit rumah yang juga digunakan sebagai depot air minum dan warung pernak-pernik serta berbagai kebutuhan dagangan.
Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, Rinaldi mengatakan, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.10 WIB dan segera mendapat respons cepat dari petugas Damkar Kota Padang. Lokasi kejadian yang berada di kawasan padat penduduk membuat petugas bergerak cepat untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
"Laporan kebakaran diterima oleh Peleton C pada pukul 14.10 WIB. Petugas kami langsung berangkat satu menit setelah laporan diterima dan mengerahkan kekuatan penuh karena akses menuju lokasi cukup sempit serta berada di lingkungan perumahan yang padat,” ucapnya.
Rinaldi menyebutkan, delapan unit armada bersama 90 personel diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut. Berkat upaya cepat petugas, api berhasil dilokalisasi sehingga tidak merembet ke bangunan lain, dan proses pemadaman serta pendinginan selesai pada pukul 15.08 WIB.
Ia menyampaikan berdasarkan keterangan saksi mata bernama Andri (62), api pertama kali terlihat berasal dari percikan di bagian dapur rumah milik Haryansyah (44). Percikan tersebut kemudian membesar dan menjalar ke bagian depan bangunan yang difungsikan sebagai depot air minum serta warung.
Akibat kejadian itu kata Rinaldi, bangunan berukuran sekitar 20 x 10 meter persegi mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian mencapai Rp800 juta. Namun, petugas berhasil menyelamatkan aset di sekitar lokasi yang diperkirakan bernilai Rp1,2 miliar, meskipun area terdampak berpotensi meluas hingga radius 50 x 50 meter dan mengancam sekitar 10 bangunan lainnya.
"Kebakaran tersebut menyebabkan tiga kepala keluarga dengan total delapan jiwa kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun seorang lansia bernama A Basli Sikumbang (82) mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan medis, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....