Nelayan Banyuasri dan Relawan Amankan Ratusan Telur Penyu Hijau
- 05 Jun 2026 20:04 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Ratusan butir telur penyu hijau berhasil diamankan oleh nelayan dan relawan konservasi setelah ditemukan di kawasan Pantai Camplung, Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Kamis 4 Juni 2026 malam. Telur-telur tersebut dipindahkan ke tempat yang lebih aman untuk menghindari gangguan anjing liar yang kerap berkeliaran di sepanjang pesisir pantai.
Penemuan sarang penyu di Pantai Camplung kembali menjadi kabar baik bagi para nelayan dan relawan yang selama ini melakukan pemantauan di kawasan pesisir Banyuasri. Musim bertelur yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus mendatang membuat pengawasan di sejumlah titik pantai terus ditingkatkan.
Kelompok Usaha Bersama (KUB) Karang Gunung bersama Relawan Kurma Segara Raksa Banyuasri menjadi pihak yang pertama bergerak setelah menerima informasi adanya penyu yang naik ke pantai. Keberadaan satwa laut dilindungi itu langsung dipantau hingga proses bertelur selesai dilakukan.
Ketua KUB Karang Gunung, Teguh, menjelaskan sekitar pukul 03.00 Wita dua ekor penyu hijau naik ke Pantai Camplung dan membuat sarang di dua lokasi berbeda. Kejadian tersebut kemudian diikuti proses pengamanan telur oleh nelayan dan relawan.
“Dua ekor penyu naik ke pantai. Di titik pertama telur berhasil diamankan setelah sebelumnya diincar anjing liar. Sementara di titik kedua, salah seorang nelayan menunggui penyu saat bertelur sehingga sarang tersebut terhindar dari gangguan anjing,” ujarnya.
Dari sarang pertama ditemukan 73 butir telur, sedangkan sarang kedua berisi 109 butir telur. Seluruh telur kemudian dipindahkan ke bak penampungan sementara yang telah disiapkan relawan agar tetap terjaga selama masa penetasan.
Ketua Relawan Kurma Segara Raksa Banyuasri, Nyoman Sadwika, mengatakan pemindahan telur dilakukan karena lokasi sarang berada di area yang rawan gangguan. Menurutnya, kondisi bak penampungan dibuat semirip mungkin dengan habitat alami penyu sehingga telur dapat berkembang dengan baik hingga menetas.
“Kami berharap seluruh telur yang berhasil diselamatkan dapat menetas dengan baik. Upaya kecil ini diharapkan dapat membantu menjaga kelestarian penyu hijau yang populasinya semakin berkurang,” katanya.
Kembalinya penyu hijau untuk bertelur di Pantai Camplung menunjukkan kawasan pesisir Banyuasri masih menjadi lokasi yang mendukung bagi satwa laut tersebut untuk berkembang biak. Kondisi ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan kawasan pantai agar tetap menjadi tempat yang layak bagi penyu untuk datang dan bertelur.
Para nelayan dan relawan berharap perhatian terhadap pelestarian penyu terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dengan pengawasan yang berkelanjutan, telur-telur yang berhasil diamankan diharapkan dapat menetas dan kembali memperkuat populasi penyu hijau di perairan Bali Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....