Pengelolaan Sampah dan Kebersihan Sekolah Jadi Sorotan dalam Monitoring UKS

  • 03 Jun 2026 15:26 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Pengelolaan Sampah
  • Kebersihan Sekolah
  • Monitoring UKS

RRI.CO.ID, Singaraja – Pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan menjadi salah satu fokus dalam kegiatan monitoring pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) yang berlangsung di Kecamatan Sukasada, Rabu, 3 Juni.

Tiga sekolah yang menjadi lokasi monitoring yakni TK Cahaya Kumara Desa Pancasari, SDN 3 Pegadungan, dan SMP Ayodya Pura Desa Selat. Pada kesempatan tersebut, tim monitoring melakukan peninjauan terhadap fasilitas kebersihan, kondisi lingkungan sekolah, hingga sistem pemilahan sampah yang diterapkan oleh masing-masing satuan pendidikan.

Kegiatan ini dilakukan untuk melihat sejauh mana penerapan prinsip sekolah sehat yang tidak hanya berorientasi pada kesehatan peserta didik, tetapi juga pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Sekretaris TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Hermawati Supriatna, menjelaskan bahwa kebersihan lingkungan sekolah merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kesehatan dan kenyamanan peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran.

“Lingkungan sekolah yang bersih dan sehat akan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan belajar siswa. Karena itu, kesadaran menjaga kebersihan perlu ditanamkan sejak usia dini,” kata Hermawati.

Ia menilai, keterlibatan seluruh warga sekolah sangat diperlukan agar program UKS dapat berjalan secara optimal. Tidak hanya siswa, guru dan tenaga kependidikan juga memiliki peran penting dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.

Dalam monitoring tersebut, tim juga memberikan motivasi kepada peserta didik agar membiasakan diri menjaga kebersihan kelas, menggunakan fasilitas kebersihan dengan baik, serta memilah sampah sesuai jenisnya. Kebiasaan sederhana tersebut dinilai dapat menjadi langkah awal dalam membangun kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan.

Menurut Hermawati, pembinaan UKS merupakan bagian dari upaya menciptakan sekolah sehat yang dilakukan secara berkesinambungan.

“Pembinaan UKS dilaksanakan untuk mendukung terwujudnya sekolah yang aman, bersih, nyaman, dan sehat melalui partisipasi seluruh warga sekolah maupun masyarakat,” ucapnya.

Melalui kegiatan monitoring ini, sekolah diharapkan terus memperkuat program kebersihan dan kesehatan lingkungan sehingga tercipta suasana belajar yang lebih kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....