Mancing ke Laut Perancak, Dua Anak Selamat, Pria Ditemukan Meninggal

  • 11 Mei 2026 13:49 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara - Kesigapan nelayan bersama warga pesisir berhasil menyelamatkan dua anak laki-laki yang sempat meminta pertolongan di perairan Pantai Muara Perancak, Banjar Mekarsari, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Minggu 10 Mei 2026 sore. Namun nahas, seorang pria yang berada bersama kedua anak tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui berinisial SB (48), warga Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara. Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 16.30 Wita oleh seorang nelayan bernama Iwan Dahilin saat melaut bersama anak dan keponakannya di kawasan Muara Indah Pengambengan.

Saat berada di tengah perairan, saksi melihat seorang pria mengapung bersama dua anak yang berteriak meminta bantuan. Nelayan tersebut segera mendekat dan lebih dulu mengevakuasi kedua anak ke tepi pantai demi keselamatan mereka.

Setelah memastikan kedua anak selamat, saksi kembali ke lokasi untuk mengangkat korban ke atas sampan dan membawanya menuju Pantai Muara Indah Pengambengan. Korban kemudian dievakuasi keluarga ke Puskesmas II Negara menggunakan kendaraan pribadi.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diketahui mengeluarkan busa serta darah dari hidung dan mulut.

Kapolsek Negara AKP Andi Prasetio mengatakan personel Polsek Negara langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Anggota segera melakukan pendataan saksi, berkoordinasi dengan pihak medis, serta menyerahkan penanganan lebih lanjut kepada keluarga korban. Kami juga menyampaikan duka cita atas musibah ini,” ujarnya.

Pihak kepolisian turut mengapresiasi tindakan cepat nelayan dan warga yang membantu proses penyelamatan sehingga dua anak yang berada di lokasi berhasil diselamatkan.

Sementara itu, keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Polres Jembrana juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir maupun laut agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, terutama saat kondisi cuaca dan arus perairan berubah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....