Panggung Gembira TK se-Buleleng Jadi Ruang Anak Tampil Percaya Diri

  • 08 Mei 2026 20:15 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Panggung Gembira
  • TK se-Buleleng
  • Ruang Anak
  • Tampil Percaya Diri

RRI.CO.ID, Singaraja - Suasana ceria memenuhi Gedung Sasana Budaya, Kabupaten Buleleng, Jumat 8 Mei 2026, saat ratusan anak taman kanak-kanak tampil dalam Panggung Gembira dan Kenaikan Kelas TK se-Kabupaten Buleleng. Anak-anak menampilkan beragam kreativitas mulai dari tari, bernyanyi hingga pertunjukan seni di hadapan guru dan orang tua mereka.

Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-76 IGTK-PGRI dan Hardiknas 2026 itu turut diisi penyerahan surat tanda tamat belajar serta pemotongan tumpeng.

Bunda PAUD Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, menilai panggung tersebut menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk belajar percaya diri dan mengekspresikan kemampuan mereka sejak usia dini.

Menurutnya, pendidikan taman kanak-kanak seharusnya lebih menitikberatkan pada tumbuh kembang, kemampuan berekspresi, serta inovasi anak dibanding tuntutan akademik seperti membaca, menulis, dan berhitung.

“Panggung ini bukan saja tempat untuk lenggak-lenggok, tapi wadah anak-anak untuk melihat dan bagaimana bisa percaya diri. Bakat dan kreativitasnya kita lihat dalam penampilan mereka,” ujarnya.

Ia menegaskan usia 0 hingga 5 tahun merupakan masa emas atau golden period yang sangat menentukan perkembangan anak di masa depan. Karena itu, guru dan orang tua diharapkan memberi ruang yang cukup bagi anak untuk tumbuh sesuai tahapan usianya.

Dalam kesempatan tersebut, Wardhany juga mengingatkan para guru agar lebih memperhatikan perkembangan setiap anak, termasuk anak inklusi maupun anak hiperaktif yang membutuhkan pendampingan khusus.

“Tidak hanya mengajarkan, tapi tolong dilihat tumbuh kembang mereka,” katanya kepada para guru TK.

Dirinya mengaku bangga melihat perkembangan anak-anak selama satu tahun ajaran. Dari yang awalnya masih malu dan saling mengenal, kini mereka mulai tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri dan berani tampil di depan umum.

Wardhany juga menekankan bahwa keberhasilan pendidikan TK tidak semata-mata diukur dari kemampuan akademik anak. Menurutnya, anak usia TK lebih penting dibiasakan mampu menyampaikan pendapat, berinteraksi, serta berani menunjukkan kreativitasnya.

“Pendidikan TK bukan pandainya, tapi bisa melakukan sesuatu sesuai dengan umurnya,” ucapnya.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus IGTK-PGRI Kabupaten Buleleng, kepala sekolah TK, guru, orang tua murid, serta ratusan anak TK dari berbagai wilayah di Kabupaten Buleleng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....