Unand Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tinggi Indonesia Malaysia
- 03 Mei 2026 09:40 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Universitas Andalas (Unand) memperkuat kolaborasi pendidikan tinggi Indonesia - Malaysia melalui kunjungan delegasi pendidikan Malaysia di salah satu Rumah Makan Padang, Sabtu, 2 Mei 2026. Pertemuan ini dihadiri perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia, Education Malaysia Global Services (EMGS), serta 14 universitas Malaysia bersama pimpinan perguruan tinggi di Kota Padang.
Jumlah mahasiswa internasional di Malaysia saat ini mencapai sekitar 160 ribu orang dengan mahasiswa asal China sebagai yang terbanyak. Berbagai program seperti short course, pelatihan, hingga skema co-funding terus dikembangkan guna memperluas akses pendidikan lintas negara.
Rektor Unand, Efa Yonnedi, Ph.D menyebutkan pihaknya telah menjalin hampir 30 kerja sama dengan universitas dan industri di Malaysia. Kolaborasi tersebut meliputi riset bersama, visiting professor, hingga kerja sama fakultas termasuk dengan University of Malaya di bidang kedokteran.
“Kerja sama yang telah terjalin ini bisa terus ditingkatkan, tidak hanya antar universitas tetapi juga melibatkan pemerintah daerah dan mitra internasional. Kedekatan kawasan ASEAN menjadi peluang besar untuk memperkuat mobilitas mahasiswa,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri melalui program beasiswa. Lantaran, mahasiswa asal Padang memiliki daya saing tinggi dan perlu didorong untuk menembus perguruan tinggi tingkat global.
“Kami ingin membuka peluang lebih luas bagi anak-anak terbaik Kota Padang untuk berkuliah di luar negeri, termasuk melalui skema double degree dan co-funding. Mekanisme seleksi dan kuota harus jelas agar program berjalan transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Disamping itu, Perwakilan EMGS, Megat Muhammad Samsul menegaskan Indonesia merupakan mitra strategis bagi Malaysia dalam pengembangan pendidikan tinggi. “Lebih dari 100 ribu alumni Indonesia telah menempuh pendidikan di Malaysia, dan kami menekankan kerja sama yang memberi dampak nyata serta memastikan proses visa pelajar dapat diselesaikan dalam 2 hingga 5 hari kerja,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....