Kogami Sumbar Tekankan Pentingnya Implementasi SPAB di Sekolah Rawan Bencana
- 15 Apr 2026 07:16 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Komunitas Siaga Tsunami (Kogami) Sumatera Barat (Sumbar) menekankan pentingnya penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di sekolah-sekolah. Hal ini dinilai krusial mengingat tingginya potensi bencana di wilayah Sumatera Barat.
Direktur Eksekutif Kogami Sumbar, Tommy Susanto mengatakan, SPAB memiliki tiga pilar utama yang harus diterapkan secara menyeluruh. Ketiga pilar tersebut meliputi fasilitas sekolah aman bencana, manajemen penanggulangan bencana, serta pendidikan pengurangan risiko bencana.
| Baca juga: KAI Sumbar Terapkan Biodiesel B50 Bertahap |
“Dalam Satuan Pendidikan Aman Bencana terdapat tiga pilar utama, yakni memastikan fasilitas sekolah aman, kesiapsiagaan melalui jalur evakuasi dan simulasi, serta pendidikan pengurangan risiko bencana. Ketiga aspek tersebut harus berjalan beriringan,” kata Tommy Susanto, Rabu, 15 April 2026.
Menurut Tommy, implementasi SPAB bukan hanya sebatas memenuhi regulasi pemerintah. Lebih dari itu, penerapan SPAB merupakan kebutuhan bagi sekolah yang berada di daerah rawan bencana.
“Implementasi Permendikbud Nomor 33 Tahun 2019 bukan lagi kewajiban, tetapi sudah menjadi kebutuhan bagi sekolah, terutama di daerah rawan bencana. Kesadaran ini penting untuk melindungi seluruh warga sekolah,” ujarnya.
Tommy juga menekankan pentingnya edukasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. Hal ini karena adanya pergantian kepala sekolah maupun peserta didik setiap tahunnya.
Ia berharap momentum Hari Kesiapsiagaan Bencana dapat dimanfaatkan sebagai sarana latihan nyata. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak boleh hanya menjadi seremonial semata.
“Sekolah harus menjadikan simulasi bencana sebagai kebutuhan, bukan sekadar kegiatan tahunan. Dengan begitu, kesiapsiagaan benar-benar tertanam dalam budaya sekolah,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....