Lansia Hilang di Sepaku Ditemukan Meninggal Dunia
- 05 Apr 2026 20:33 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Seorang warga lanjut usia yang sebelumnya dilaporkan hilang di wilayah Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan bersama warga setempat.
Korban diketahui bernama Jikram (65), warga Jalan Datu Nondol RT 03 Kelurahan Sepaku. Ia dilaporkan hilang sejak Sabtu 4 April 2026 setelah tidak kembali dari kebun tempatnya biasa beraktivitas sebagai penderes karet.
Berdasarkan laporan yang di himpun tim Pusdalops PB BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, yang di bagikan petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, Muriono, korban berangkat dari rumah sekitar pukul 05.30 WITA menuju kebun. "Pihak keluarga menyebutkan biasanya korban sudah kembali ke rumah sekitar pukul 10.00 WITA, namun hingga waktu tersebut korban tidak kunjung pulang," ujar rilis BPBD PPU.
Merasa khawatir, keluarga bersama warga langsung melakukan pencarian dengan menyusuri area kebun, pinggiran sungai, serta hutan di sekitar lokasi aktivitas korban. Dalam pencarian awal, ditemukan sejumlah barang milik korban seperti ponsel, rokok, dan topi di pondok kebun.
Pencarian hari pertama dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, aparat kepolisian, serta masyarakat setempat. Upaya pencarian dilakukan baik melalui jalur darat maupun penyisiran sungai menggunakan perahu.
Namun hingga Minggu dini hari sekitar pukul 01.30 WITA, korban belum berhasil ditemukan sehingga operasi pencarian sementara dihentikan.
Pencarian kemudian dilanjutkan pada Minggu pagi 5 April 2026. Sekitar pukul 08.45 WITA, tim menerima laporan dari warga yang sedang berkebun bahwa mereka menemukan sesosok mayat mengapung di sungai dengan ciri-ciri yang sesuai dengan korban.
Tim gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga, ujar petugas.
Dari hasil pemeriksaan visual, ditemukan luka pada bagian leher serta pergelangan tangan kanan korban. Luka tersebut diduga akibat serangan hewan buas, yakni buaya, saat korban berada di tepi sungai dekat kebun.
Korban ditemukan sekitar 150 meter dari lokasi awal dilaporkan hilang. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup dan seluruh tim kembali ke pos masing-masing.
Tim yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, DPKP Pos Sepaku, Basarnas, aparat Kecamatan dan Kelurahan Sepaku, Polsek Sepaku, Bhabinkamtibmas, serta warga setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....