Tiga Hari Dicari, Petani Lansia di Paser Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai

  • 13 Jun 2026 06:22 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Seorang petani lanjut usia bernama Hasing (72), warga Desa Pasir Belengkong, Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang selama tiga hari. Korban ditemukan mengapung di Sungai Kandilo pada Jumat 12 Juni 2026 pagi, sekitar 15 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Informasi yang dihimpun dari laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Paser menyebutkan, korban pertama kali dilaporkan hilang pada Rabu (10/6/2026) sore. Laporan diterima BPBD dari Ketua RT setempat sekitar pukul 18.15 Wita.

Berdasarkan keterangan keluarga, pada pagi hari korban sempat beraktivitas seperti biasa. Istri korban berangkat ke sawah sekitar pukul 06.30 Wita, sementara Hasing pergi ke Pasar Benuo di Kecamatan Paser Belengkong. Namun hingga sore hari, korban tak kunjung kembali ke rumah.

Saat pulang dari sawah sekitar pukul 17.00 Wita, istri korban mendapati rumah dalam keadaan gelap dan suaminya belum kembali. Kondisi tersebut kemudian dilaporkan kepada keluarga dan Ketua RT setempat untuk dilakukan pencarian awal.

Warga bersama aparat desa kemudian menyisir area persawahan milik korban yang berada di pinggir bantaran sungai. Dalam pencarian tersebut, warga hanya menemukan sepeda dan sandal yang diduga milik korban, sehingga menimbulkan dugaan korban mengalami musibah di sekitar lokasi.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, dalam keterangannya menjelaskan tim gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan operasi pencarian. "Pada hari pertama, tim bersama masyarakat menyusuri area persawahan dan tepian sungai hingga malam hari, namun korban belum berhasil ditemukan," ujarnya.

⁠⁠⁠⁠⁠Memasuki hari kedua, Kamis 11Juni 2026, pencarian diperluas melalui jalur darat dan perairan. Tim menggunakan dua unit perahu fiber milik BPBD Kabupaten Paser dan tujuh perahu ketinting milik warga untuk menyisir Sungai Kandilo hingga radius sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian. Hingga operasi dihentikan pukul 17.00 Wita, hasil pencarian masih nihil, katanya.

Pada hari ketiga, Jumat pagi, tim gabungan kembali melanjutkan pencarian. Sekitar pukul 07.00 Wita, keluarga menerima informasi dari seorang pemancing yang melihat sesosok tubuh mengapung di sungai. Tim kemudian bergerak menuju lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi menggunakan perahu fiber.

Setelah proses identifikasi oleh keluarga dan pihak kepolisian, dipastikan bahwa jasad tersebut adalah Hasing yang sebelumnya dilaporkan hilang. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi telungkup dan kondisi tubuh masih utuh.

Muriono mengatakan korban ditemukan di kawasan Rantau Panjang dengan jarak sekitar 15 kilometer dari titik awal hilangnya korban. Setelah dievakuasi ke UPTD Pelabuhan Tanah Grogot, jenazah selanjutnya dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga, ucapnya.

Operasi pencarian melibatkan unsur BPBD Kabupaten Paser, Polsek Paser Belengkong, Koramil Paser Belengkong, Sat Polairud Polres Paser, Satpol PP, Disdamkar, PMI, ORARI Lokal Paser, Sekawan Rescue, aparat desa, masyarakat sekitar, serta keluarga korban. Dengan ditemukannya korban, tim gabungan menutup posko pencarian dan seluruh personel kembali ke satuan masing-masing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....