Jukung Tenggelam, Nelayan Jembrana Nyaris Tewas
- 03 Apr 2026 14:25 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Seorang nelayan asal Kabupaten Jembrana selamat dari maut setelah jukung yang digunakannya mengalami kerusakan dan tenggelam di perairan Yeh Sumbul, Rabu 1 Maret 2026 malam.
Korban diketahui bernama Suharman (47), warga Banjar Munduk, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana. Ia berangkat melaut pada sore hari sekitar pukul 16.30 WITA melalui pelabuhan tradisional setempat.
Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi, Kamis 2 Maret 2026 menjelaskan insiden terjadi sekitar pukul 19.00 WITA saat korban berada di perairan Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo. Saat itu, salah satu katir perahu yang digunakan korban dilaporkan patah.
| Baca juga: Menteri HAM RI Hadiri Kongres XI GPM |
“Kerusakan tersebut membuat perahu kehilangan keseimbangan. Korban berupaya menepi untuk menghindari terbawa arus ke tengah laut,” ujarnya.
Dalam kondisi darurat, korban terpaksa bertahan di laut dengan berpegangan pada penutup kalbok berwarna putih yang mengapung. Beberapa waktu kemudian, korban ditemukan oleh nelayan lain, Ahmad Saeburahman, yang kebetulan melintas di lokasi.
Korban selanjutnya dievakuasi ke atas perahu dan dibawa menuju Pantai Pangkung Jukung, Kecamatan Pekutatan. Setibanya di darat, korban dalam kondisi selamat dan langsung mendapat bantuan dari warga sekitar.
| Baca juga: Pelajar SMP Tewas Tenggelam di DAM Pohsanten |
Sekitar pukul 22.35 WITA, korban dijemput oleh keluarganya untuk dibawa pulang ke rumahnya di Banjar Munduk, Desa Air Kuning. Kapolsek menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, jukung milik korban dilaporkan tenggelam dan masih dalam pencarian.
“Kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta. Saat ini perahu masih belum ditemukan,” katanya.
Petugas gabungan yang dipimpin Pawas Iptu I Wayan Winastra juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk membantu proses penanganan serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....