Gunung Marapi Erupsi Lebih dari Tiga Menit

  • 14 Mar 2026 23:55 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Gunung Marapi Sumatera Barat kembail erupsi, Sabtu, 14 Maret 2026 pukul 23.29 WIB. Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Marapi, Ahmad Rifandi mengatakan, tinggi kolom abu erupsi tidak teramati dari pos pengamatan yang berada di Kota Bukittinggi tersebut.

“Kolom abu tidak terpantau. Namun, berdasarkan pengamatan seismik, seismogram kami mencatat erupsi terekam dengan amplitudo maksimum 30 koma 2 milimeter,” kata Ahmad.

Ia menjelaskan, aktivitas vulkanik Gunung Marapi tercatat berdurasi 3 menit 21 detik. “Getaran terekam selama kurang lebih 3 menit 21 detik, namun aktivitas dilaporkan masih berlangsung saat laporan disusun," ujarnya.

Ahmad mengatakan, Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat status Gunungapi Marapi berada pada status Level II (Waspada) dengan beberapa rekomendasi. “Masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung ataupun wisatawan tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 kilometer dari pusat aktivitas kawah Verbeek Gunungapi Marapi,” kata Ahmad.

Selain itu, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran ataupun bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan. “Kami mengimbau agar warga terutama yang tinggal di dekat bantaran sungai yang berhulu langsung dari Gunung Marapi, selalu mewaspadai kondisi hujan disekitar lereng,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Noviardi mengaku, mendengar suara gemuruh menyerupai letusan saat erupsi Gunung Marapi diperkirakan terjadi. “Karena hujan tidak jelas arah sumber suara. Semoga baik-baik saja dan tidak menjadi bencana,” ujarnya.

Noviardi mengatakan, warganya tetap tenang saat suara dentuman tersebut terdengar. “Kami tetap mengikuti informasi yang kredibel dari pemerintah kabupaten dan PVMBG terkait hal ini,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....