Bawaslu dan HMI Dorong Anak Muda Awasi Demokrasi
- 10 Mar 2026 20:28 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi kembali menjadi sorotan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali bersama Bawaslu Kabupaten Buleleng menggandeng Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Kohati Cabang Singaraja menggelar kegiatan bertajuk Ngabuburit Pengawasan di Kantor Bawaslu Buleleng, Selasa 10 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada bulan Ramadan tersebut mengangkat tema “Pengawasan Partisipatif Masyarakat Buleleng dalam Membangun Demokrasi yang Berintegritas”. Forum ini menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa dan masyarakat untuk membahas pentingnya keterlibatan publik dalam mengawasi proses demokrasi.
Anggota Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, mengatakan kegiatan ngabuburit pengawasan merupakan salah satu langkah untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap proses demokrasi. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi melalui partisipasi aktif dalam pengawasan pemilu.
“Suara generasi muda memiliki pengaruh yang cukup besar dalam menentukan arah demokrasi ke depan,” ujar Ariyani.
Ia menjelaskan bahwa dalam setiap tahapan pemilu, Bawaslu selalu melibatkan berbagai organisasi masyarakat dan organisasi kepemudaan untuk memperluas edukasi kepemiluan kepada publik. Melalui kerja sama tersebut diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pengawasan terhadap proses demokrasi.
Ariyani menambahkan partisipasi masyarakat tidak harus dilakukan melalui langkah besar. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membangun jejaring informasi dan menyebarkan edukasi terkait pengawasan pemilu melalui media sosial agar kesadaran publik semakin meningkat.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Buleleng I Kadek Carna Wirata mengatakan membangun komitmen masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan pemilu bukan hal yang mudah. Namun menurutnya, pengawasan merupakan bagian penting dalam memastikan proses demokrasi berjalan sesuai aturan.
Ia menilai kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat perlu terus diperkuat. Diskusi seperti kegiatan Ngabuburit Pengawasan diharapkan dapat memberikan nilai dan pemahaman baru kepada masyarakat mengenai pentingnya pengawasan pemilu.
Anggota Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, juga menekankan bahwa pengawasan terhadap kekuasaan merupakan unsur penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, forum diskusi yang melibatkan generasi muda dapat memperluas pemahaman mengenai berbagai persoalan demokrasi di tingkat lokal maupun nasional.
Di sisi lain, Ketua Umum HMI Cabang Singaraja Didit Kurniadin menilai momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat bagi generasi muda untuk memperkuat nilai kepemimpinan dan integritas. Diskusi seperti Ngabuburit Pengawasan dinilai dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membahas isu-isu penting terkait demokrasi.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam pengawasan demokrasi. Partisipasi publik yang kuat dinilai penting untuk memastikan proses pemilu berjalan transparan serta menghasilkan kepemimpinan yang berintegritas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....