Suara Senja Hidupkan Titik Nol Singaraja Jadi Pusat Ekspresi Seni Publik
- 17 Jul 2026 08:49 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai bertransformasi menjadi ruang publik kreatif melalui gelaran musik mingguan bertajuk Suara Senja. Kegiatan yang digagas anak muda Buleleng itu diharapkan menjadi wadah ekspresi seni sekaligus menghidupkan kawasan pusat kota.
Gelaran Suara Senja lahir dari inisiatif sekelompok pemuda kreatif yang melihat potensi besar Titik Nol Singaraja sebagai ruang berkumpul masyarakat. Setelah kawasan tersebut ditata ulang oleh pemerintah daerah, lokasi itu semakin ramai dikunjungi warga pada sore hingga malam hari.
Salah satu kru sekaligus gitaris Suara Senja, Rajendra Siaga Tika, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menghadirkan hiburan musik, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitasnya. Menurutnya, Titik Nol Singaraja memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat aktivitas seni dan budaya di Kabupaten Buleleng.
"Kami melihat tempat ini sangat berpotensi menjadi wadah anak muda mengekspresikan diri. Ke depannya, kami ingin tempat ini menjadi hub untuk segala jenis ekspresi seni budaya. Bukan hanya musik, tapi tidak menutup kemungkinan ke depan ada teater, paduan suara, atau seni lainnya," ujar Rajendra.
Mengusung konsep inklusif, Suara Senja terbuka bagi siapa saja yang ingin tampil tanpa membedakan latar belakang. Ke depan, penyelenggara juga berencana menggandeng sekolah-sekolah di Buleleng, mulai dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK, serta komunitas seni dan musisi umum untuk berkolaborasi dalam setiap penyelenggaraan.
Hingga kini, Suara Senja telah digelar sebanyak tiga kali dan akan kembali hadir pada akhir pekan mendatang. Konsistensi penyelenggaraan setiap pekan diharapkan mampu memberikan alternatif hiburan bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem seni di Kota Singaraja.
"Rencana besarnya, kami ingin menjadikan Suara Senja ini sebagai titik di mana masyarakat bisa berkumpul, bersenda gurau, dan menikmati seni bersama. Kami ingin Titik Nol Singaraja ini hidup sebagai pusat kesenian publik bagi warga Buleleng," ucapnya.
Melalui kolaborasi antara komunitas kreatif dan masyarakat, Suara Senja diharapkan mampu menjadikan Titik Nol Singaraja sebagai ikon ruang publik yang hidup, produktif, dan menjadi pusat tumbuhnya berbagai ekspresi seni serta budaya di Kabupaten Buleleng.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....