Wabup Manggarai Barat: Pemandu Wisata Kunci Promosi Destinasi

  • 09 Mar 2026 14:59 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng menegaskan pemandu wisata memiliki peran penting dalam memperkenalkan sekaligus menjaga daya tarik destinasi pariwisata suatu daerah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Diklat Angkatan I Pemandu Geowisata yang diselenggarakan Persatuan Pemandu Geowisata Indonesia (PGWI) DPW Labuan Bajo di Puncak Waringin, 9–10 Maret 2026.

Menurutnya, pemandu wisata merupakan pihak pertama yang menyampaikan cerita dan informasi tentang suatu destinasi kepada wisatawan.

“Pemandu wisata adalah orang yang bercerita tentang suatu tempat. Jika narasinya baik, orang bisa tertarik bahkan sebelum sampai di lokasi tersebut,” ujarnya, Senin, 9 Maret 2026.

Ia menambahkan seorang pemandu wisata profesional tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga harus memiliki sikap ramah, kemampuan komunikasi yang baik, serta menjaga etika dalam berinteraksi dengan wisatawan.

Ketua PGWI DPW Labuan Bajo Saverinus Guardi mengatakan kegiatan diklat tersebut bertujuan memperkuat kompetensi pemandu geowisata agar mampu mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Labuan Bajo dan Flores.

Menurutnya, pemandu geowisata berperan penting dalam membantu wisatawan memahami nilai-nilai alam dan budaya yang menjadi daya tarik suatu destinasi.

“Perkembangan pariwisata harus memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan, sosial budaya, dan ekonomi masyarakat,” katanya.

Saverinus menjelaskan pemandu geowisata merupakan tenaga profesional yang memiliki pengetahuan khusus mengenai fenomena geologi, bentang alam, serta keanekaragaman hayati suatu wilayah.

Dengan pendekatan tersebut, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga memahami proses terbentuknya lanskap yang mereka kunjungi.

Kegiatan diklat ini diikuti 45 peserta dan menjadi bagian dari upaya PGWI Labuan Bajo dalam menyiapkan sumber daya manusia pariwisata yang profesional.

Pemerintah daerah juga mendorong pengembangan destinasi wisata di daratan melalui penataan desa wisata. Upaya ini diharapkan dapat memperluas sebaran kunjungan wisatawan yang selama ini masih terpusat di Taman Nasional Komodo.

Melalui penguatan kapasitas pemandu wisata, pariwisata Labuan Bajo diharapkan berkembang secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....