Lahan Pertanian di Koto Kaciak Agam 69 Hektare Dipulihkan Pascabencana
- 01 Mar 2026 16:48 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Ali Jamil mengunjungi Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Minggu, 1 Maret 2026. Kunjungan itu untuk peninjauan dan survei lokasi rehabilitasi serta pemulihan lahan pertanian seluas 69 hektare dengan kategori rusak sedang akibat dampak banjir bandang beberapa waktu lalu.
Ali menjelaskan, kunjungan ini merupakan bagian dari program rehabilitasi lahan pertanian berskala besar. Khususnya di wilayah Sumatera yang terdampak bencana.
“Program ini difokuskan pada pemulihan infrastruktur sawah, jaringan irigasi, dan sarana produksi. Hal ini untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Agam agar segera berkoordinasi dengan OPD terkait guna mempercepat pelaksanaan rehabilitasi dan pemulihan infrastruktur lahan pertanian tersebut. Minimal harus digerakkan 10 unit alat berat untuk mendukung percepatan pekerjaan.
“Mudah-mudahan dengan adanya alat berat dan semangat gotong royong masyarakat, pengerjaan ini dapat diselesaikan sesuai jadwal. Kita upayakan maksimal,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat, Afniwirman, menyebutkan berdasarkan data, lahan pertanian yang mengalami kerusakan di Kecamatan Tanjung Raya mencapai sekitar 400 hektar. Kerusakan tersebar di beberapa nagari.
“Untuk wilayah Koto Kaciak, seluas 69 hektar sudah masuk dalam CPCL atau Calon Petani dan Calon Lokasi. Artinya proses identifikasi, verifikasi, dan penetapan petani serta lahan yang akan menerima bantuan pemerintah, baik melalui APBD maupun APBN,” ujarnya.
Ia menambahkan, Nagari Koto Kaciak juga tengah dipersiapkan sebagai salah satu calon lokasi kunjungan Menteri Pertanian yang direncanakan pada Rabu mendatang. Afniwirman mengajak pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program tersebut.
“Suatu program tidak akan berhasil jika hanya pemerintah yang berperan. Keberhasilan sangat ditentukan oleh kebersamaan dan partisipasi masyarakat,” katanya.
Bupati Agam Benni Warlis berharap kunjungan ini semakin mempererat silaturahmi serta memperkuat kolaborasi. Hal ini dalam mendukung pemulihan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah pascabencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....