Hotspot Terdeteksi, Polsek Kapuas Lakukan Ground Check

  • 10 Feb 2026 20:58 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Personel Polsek Kapuas melakukan pengecekan dan verifikasi lapangan satu titik panas (Hotspot) yang terdeteksi satelit di wilayah Lingkungan Liku, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Kapolsek Kapuas Iptu Marianus mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk memastikan kondisi tetap terkendali serta mencegah potensi kebakaran meluas ke permukiman warga.

“Kami tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun. Setiap titik panas yang terdeteksi harus segera diverifikasi agar dapat dipastikan kondisinya. Kehadiran anggota di lapangan adalah bentuk keseriusan kami dalam mencegah kebakaran yang lebih besar,” kata Iptu Marianus, Selasa 10 Februari 2026.

Ia menerangkan, pengecekan dilakukan setelah menerima informasi dari pemantauan satelit yang menunjukkan adanya indikasi panas di lokasi tersebut. Personel kemudian melakukan ground check dan menemukan luas lahan sekitar 0,4 hektare milik warga yang rencananya dimanfaatkan untuk berladang padi dan jagung.

“Hasil pemeriksaan memastikan api sudah padam dan tidak ditemukan bara aktif. Meski begitu, anggota tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar berhati-hati saat membuka lahan, terutama pada musim kering yang rawan kebakaran. Personel juga mengsosialisasikan sejumlah regulasi terkait aturan pembakaran lahan.

“Kami mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara yang berpotensi menimbulkan api tidak terkendali serta selalu berkoordinasi dengan petugas agar pengawasan berjalan optimal,” ungkapnya.

Iptu Marinus menegaskan, personel Polsek Kapuas memastikan patroli dan pemantauan di wilayah rawan karhutla akan terus ditingkatkan guna memperkuat upaya pencegahan. Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan perlindungan lingkungan serta menjaga keselamatan masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....