Gerakan Penanaman Sejuta Pohon Perkuat Perlindungan Lingkungan

  • 31 Jan 2026 13:08 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Gerakan Penanaman Sejuta Pohon yang digagas Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sejalan dengan kebijakan Pemko Payakumbuh. Hal itu dalam memperkuat perlindungan lingkungan hidup dan mitigasi bencana.

“Gerakan penanaman pohon ini merupakan bagian penting dari arah kebijakan pembangunan daerah. Khususnya dalam menjaga daya dukung lingkungan dan mengurangi risiko bencana hidrologis,” ujar Asisten II Pemko Payakumbuh Yasrizal usai penanaman pohon di Kawasan Batang Agam, Jumat, 30 Januari 2026.

Yasrizal mengatakan, upaya pelestarian lingkungan membutuhkan kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta masyarakat. Inisiatif yang dilakukan BPOM di Payakumbuh menunjukkan sinergi lintas sektor dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah mendorong agar gerakan seperti ini dilaksanakan secara konsisten. Tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata,” katanya.

Ia menambahkan, keberlanjutan program menjadi kunci agar manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan dalam jangka panjang. “Kami berharap kegiatan ini dilanjutkan dengan perawatan dan pengelolaan yang baik sehingga manfaat ekologisnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan generasi mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPOM di Payakumbuh Dio Ramondrana mengatakan, Gerakan Penanaman Sejuta Pohon merupakan bentuk komitmen dalam mendukung agenda nasional pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana. “BPOM tidak hanya berperan dalam pengawasan obat dan makanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” katanya.

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Badan POM ke-25. Dirancang untuk dilaksanakan secara berkelanjutan selama tiga tahun ke depan di seluruh wilayah kerja BPOM di Indonesia.

Khusus di wilayah kerja BPOM di Payakumbuh, penanaman pohon akan dilakukan secara bertahap dengan target sebanyak 12 ribu pohon yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota di Sumbar. “Kami berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dapat memastikan pohon-pohon yang ditanam dirawat dengan baik sehingga manfaat ekologisnya benar-benar optimal,” ujarnya. (*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....