Tinjau IPA, Menteri PU Pastikan Pemulihan Air Bersih

  • 31 Jan 2026 11:06 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang, Jumat, 30 Januari 2026. Dalam peninjauan ini, Menteri mendengarkan pemaparan terkait kondisi intake dan jaringan perpipaan yang rusak akibat bencana hidrometeorologi.

Ia menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pemulihan sekaligus penguatan sistem air bersih di Kota Padang. “Kami memastikan penanganan krisis air bersih berjalan optimal pascabencana di Kota Padang. Sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang agar sistem penyediaan air minum lebih aman, andal, dan tangguh terhadap bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah pusat dalam menangani krisis air bersih. Ia menjelaskan, pascabencana hidrometeorologi akhir November 2025, perbaikan intake dan jaringan perpipaan Perumda AM telah mencapai 98,9 persen dan ditargetkan rampung awal Februari 2026.

Namun, distribusi air belum optimal. Sebab masih menggunakan pipa sementara sehingga tekanan ke pelanggan belum maksimal.

“Menyikapi krisis air bersih, Pemko Padang telah menggratiskan tagihan PDAM dan retribusi sampah bulan Februari bagi sekitar 1.382 pelanggan terdampak. Selain itu, kita juga menyiapkan langkah jangka panjang berupa usulan pembangunan sekitar 200 sumur bor komunal gratis di wilayah rawan kekeringan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi IPA Gunung Pangilun sudah tidak layak dan membutuhkan solusi permanen. Hal itu bisa melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru sebagai bagian dari mitigasi bencana.

“Kami mengusulkan dua SPAM baru berkapasitas 200 liter per detik dan 500 liter per detik. Salah satunya telah disetujui pemerintah pusat, yakni SPAM Palukahan dengan tambahan kapasitas 300 liter per detik,” katanya.

Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menambahkan IPA Gunung Pangilun berkapasitas 500 liter per detik akan digantikan instalasi baru berteknologi modern. Sebab instalasi lama peninggalan Grémont Prancis yang dibangun pada 1957 dinilai tidak lagi layak pascagempa 2009.

“Instalasi baru akan dibangun di dekat intake Kampung Koto Gunung Pangilun di atas lahan sekitar 13.100 meter persegi dengan dukungan anggaran pusat Rp400 miliar. Proyek ini ditargetkan rampung akhir 2027 dan akan melayani sekitar 40.730 pelanggan atau 31 persen pelanggan Perumda AM Kota Padang,” ujarnya. (*).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....