Capaian ODF Sanggau Masih 13 Persen

  • 21 Jan 2026 23:11 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Sanggau – Pemerintah Kabupaten Sanggau mencatat, capaian desa Open Defecation Free (ODF) masih berada pada angka sekitar 13 persen. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting mengungkapkan, dari total 169 desa/kelurahan, baru 22 desa/kelurahan yang terverifikasi bebas buang air besar sembarangan.

“Berhubung sampai saat ini kita baru 21 desa yang ODF, kalau dipersenkan itu sekitar 13 persen,” kata Ginting di Kantor Bupati Sanggau, Rabu 21 Januari 2026.

Ia menyampaikan, kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap program yang telah dijalankan sepanjang tahun 2025. Hal ini juga diperlukan untuk menyusun rencana aksi percepatan pada tahun 2026.

“Ini mumpung awal tahun, perlu dilakukan evaluasi apa yang sudah dilakukan tahun 2025, lalu langkah dan rencana aksi apa yang dilakukan di tahun 2026,” ujarnya.

Ginting mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Sanggau menargetkan seluruh desa mencapai status ODF pada tahun 2028. Disebutkan, setiap tahun harus ada 55 desa berstatus ODF untuk mengejar target tersebut.

“Target kita adalah tahun 2028 semua desa itu ODF. Berarti ada sekitar 87 persen desa ODF dalam waktu tiga tahun, atau setidak-tidaknya 55 desa setiap tahun,” katanya.

Ia optimis, Kabupaten Sanggau dapat mewujudkan status ODF pada tahun 2028. Dikatakan, banyak desa telah memiliki tingkat sanitasi diatas 90 persen.

“Sesungguhnya banyak desa itu sudah diatas 90 persen, tinggal sedikit lagi didorong sudah menjadi desa ODF,” ucap Ginting.

Ia menambahkan, pemetaan kecamatan berdasarkan target bebas ODF tahun 2026 hingga 2028 telah dilakukan sesuai tingkat sanitasi masing-masing wilayah. Pemetaan ini menjadi modal utama dalam mewujudkan desa ODF di tahun 2028.

“Dan sekarang sudah dipetakan kecamatan mana yang bebas ODF tahun 2026 ini, kecamatan mana yang bebas 2027, dan kecamatan mana yang bebas 2028. Jadi sudah ada pemetaannya sesuai dengan tingkat sanitasinya tadi atau tingkat ODF-nya tadi,” tuturnya.

Ginting menegaskan, percepatan ODF sangat memungkinkan jika didukung sinkronisasi lintas OPD, pemerintah kecamatan dan desa, serta partisipasi aktif masyarakat. Ia berharap, upaya ini mampu mendorong percepatan ODF sekaligus memperkuat kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Sanggau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....