Dodol Penglatan: Rasa Autentik Oleh-Oleh Legendaris Khas Buleleng

  • 21 Mei 2026 09:20 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja : Dodol Penglatan adalah dodol tradisional khas Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng (Singaraja), Bali Utara. Desa ini bahkan ditetapkan sebagai sentra dodol resmi di Buleleng.

Dodol ini menjadi salah satu oleh-oleh andalan dan kuliner warisan Buleleng yang sudah turun-temurun dibuat secara rumahan.

Ciri Khas Dodol Penglatan

-Tekstur kenyal, legit, dan tidak terlalu lengket (berdasarkan resep tradisional dengan perbandingan bahan yang pas).

-Dibungkus dengan kulit jagung kering (bukan plastik), yang memberi aroma khas dan tampilan tradisional.

Beragam rasa/varian yang populer:

-Dodol Injin (original / hitam, dari gula merah atau ketan hitam).

-Dodol merah.

-Dodol pandan (hijau).

-Dodol nangka.

-Dodol kacang.

-Ada juga varian durian dll.

Biasanya diikat dengan tali rafia warna-warni sebagai kode rasa (misalnya: ungu untuk injin, hijau untuk pandan, dll.).

Bahan Utama

Bahan dasar umumnya meliputi:

-Tepung ketan

-Santan kelapa

-Gula merah/gula pasir

-Garam

-Rasa tambahan sesuai varian (pandan, nangka, kacang, dll.)

Dibuat dengan cara tradisional: dimasak lama di wajan besar sambil terus diaduk hingga mengental dan matang sempurna. Proses ini biasanya dilakukan secara berkelompok di industri rumah tangga.

Kegunaan & Budaya

Dodol Penglatan sering disajikan saat Galungan, Kuningan, upacara adat, atau sebagai camilan sehari-hari dan oleh-oleh. Rasanya manis legit, cocok untuk teman minum kopi atau teh.

Kalau ke Singaraja, mampir ke Desa Penglatan — banyak rumah produksi yang bisa dikunjungi dan beli langsung. (RRI/Dewa Arta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....