Pentingnya Mengatur Screen Time di Era Digital
- 09 Mei 2026 19:01 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Di era digital saat ini, penggunaan gadget sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari bekerja, belajar, hiburan, hingga bersosialisasi, hampir semuanya dilakukan melalui layar perangkat elektronik.
Istilah screen time sendiri merujuk pada total durasi waktu yang dihabiskan seseorang untuk menatap layar, seperti smartphone, komputer, televisi, tablet, maupun video game. Meski teknologi memberikan banyak kemudahan, penggunaan gadget yang berlebihan tetap perlu diperhatikan karena dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental.
Penggunaan screen time berlebih diketahui dapat menyebabkan gangguan mata seperti mata lelah hingga risiko rabun jauh atau mata minus. Selain itu, terlalu lama menatap layar juga dapat memicu gangguan tidur, terutama jika penggunaan gadget dilakukan menjelang waktu tidur malam.
Paparan cahaya biru dari layar gadget dapat mengganggu produksi hormon melatonin yang berfungsi membantu tubuh merasa mengantuk. Tidak hanya itu, screen time berlebihan juga berkaitan dengan meningkatnya risiko kurang aktivitas fisik, obesitas, hingga menurunnya kualitas interaksi sosial secara langsung.
Pada anak-anak, penggunaan gadget yang tidak terkontrol bahkan dapat memengaruhi perkembangan emosi, komunikasi, dan konsentrasi. Karena itu, penggunaan gadget sebaiknya disesuaikan dengan usia dan kebutuhan.
Anak di bawah satu tahun, paparan layar tidak disarankan sama sekali. Anak usia 2 hingga 5 tahun dianjurkan menggunakan gadget maksimal satu jam per hari dengan konten edukatif dan tetap dalam pengawasan orang tua. Sementara anak usia sekolah hingga remaja disarankan membatasi screen time hiburan sekitar satu hingga dua jam per hari.
Bagi orang dewasa, penggunaan gadget di luar kebutuhan kerja idealnya tidak lebih dari tiga hingga empat jam per hari untuk hiburan. Agar kesehatan mata tetap terjaga, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan, salah satunya aturan 20:20:20. Artinya, setiap 20 menit menatap layar, seseorang disarankan mengalihkan pandangan ke objek sejauh sekitar 20 kaki atau enam meter selama 20 detik.
Cara ini membantu mata menjadi lebih rileks dan mengurangi ketegangan akibat terlalu lama fokus pada layar. Selain itu, penting juga membuat zona bebas gadget, seperti saat makan bersama atau di kamar tidur, agar tubuh dan pikiran mendapatkan waktu istirahat dari paparan layar.
Mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur menjadi lebih nyenyak. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, penggunaan gadget memang sulit dihindari. Namun, menjaga screen time tetap seimbang menjadi langkah penting agar kesehatan tubuh, mata, dan kualitas hidup tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....