Kepala UTD PMI: Donor Darah saat Puasa Aman dan Tak Melemahkan
- 23 Feb 2026 08:25 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia Kabupaten Buleleng, dr. Haji Rizani menegaskan kegiatan donor darah tetap aman dilakukan saat bulan puasa dan tidak berdampak signifikan terhadap kondisi fisik pendonor.
Menurutnya, anggapan bahwa donor darah menyebabkan lemas berlebihan saat berpuasa adalah tidak benar. “Itu hoaks sebenarnya, tidak ada pengaruhnya. Darah kita sekitar lima sampai enam liter, yang diambil hanya 350 cc, jadi tidak berpengaruh apa-apa,” ujarnya pada Senin, 23 Februari 2026.
Ia menjelaskan, setelah pengambilan darah, tubuh akan segera memproduksi kembali sel darah melalui sumsum tulang. Dalam waktu sekitar tiga jam, proses produksi sudah mulai berlangsung sehingga kondisi tubuh tetap stabil.
Terkait persyaratan, dr. Rizani menyebut tidak ada perbedaan antara donor saat puasa maupun di luar puasa. Pendonor tetap harus memenuhi ketentuan umum kesehatan.
“Kalau biasanya sebelum donor diminta makan dulu, saat puasa kan sudah sahur. Jadi tidak ada bedanya, tetap bisa donor,” jelasnya.
Ia menambahkan, waktu menjelang berbuka puasa justru menjadi momen yang cukup baik untuk melakukan donor darah. Pihaknya pun mengajak masyarakat yang memenuhi syarat untuk tetap berpartisipasi membantu ketersediaan stok darah selama bulan Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....