Riset AI Mahasiswa Unand Raih Pengalaman Akademik Internasional di Jepang

  • 17 Jul 2026 05:19 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Universitas Andalas (Unand) terus memperkuat kerja sama akademik internasional melalui berbagai program kolaborasi dan mobilitas mahasiswa. Salah satu implementasinya adalah keikutsertaan mahasiswa Program Studi Teknik Komputer Fakultas Teknologi Informasi (FTI), Rayhan Habibi, dalam program kunjungan akademik dan budaya di Ibaraki University, Jepang, selama 17 hari.

Program yang dimulai pada 19 Mei 2026 itu menempatkan Rayhan di Electromagnetic Wave System Laboratory di bawah bimbingan Takeda Sensei. Selama mengikuti kegiatan tersebut, ia terlibat dalam penelitian mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk pengolahan sinyal digital (digital signal processing).

Dalam riset tersebut, Rayhan mengembangkan prototipe sistem diagnosis berbasis web menggunakan arsitektur Multi-Layer Perceptron (MLP). Sistem itu dirancang untuk mengidentifikasi kondisi pita suara normal maupun patologis secara noninvasif melalui analisis sinyal suara dengan tingkat spesifisitas awal mencapai 85 persen.

"Selama mengikuti program di Ibaraki University, saya memperoleh pengalaman riset yang sangat berharga sekaligus berkesempatan berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara. Kolaborasi internasional ini membuka wawasan baru dan mendorong lahirnya inovasi yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," ucapnya, Kamis, 16 Juli 2026.

Selain melakukan penelitian di laboratorium, Rayhan juga mempresentasikan rencana studi replikasi dan hasil penelitiannya di hadapan dosen serta peneliti Ibaraki University. Program tersebut juga menjadi ajang memperluas jejaring internasional melalui pertemuan dengan peserta Spring Scholarship Program yang berasal dari berbagai negara.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknologi Informasi Unand, Dr. Eng. Lusi Susanti, mengatakan keikutsertaan mahasiswa dalam program internasional merupakan bagian dari strategi fakultas untuk membangun budaya riset yang mampu bersaing di tingkat global. Menurutnya, pengalaman tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik dan penelitian mahasiswa, tetapi juga membentuk karakter serta perspektif internasional yang dibutuhkan pada era transformasi digital.

"Kami mengapresiasi capaian yang diraih Rayhan selama mengikuti program di Ibaraki University. Kami berharap pengalaman ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk aktif mengikuti kolaborasi riset internasional dan terus menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....