Tema Hari Keterampilan Pemuda Sedunia 2026

  • 15 Jul 2026 08:34 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • World Youth Skills Day diperingati setiap 15 Juli sejak dideklarasikan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 2014, dengan tema 2026 'Skills for a Shared Future' yang menekankan pengembangan program pelatihan inovatif untuk generasi muda.
  • Fokus utama peringatan tahun ini adalah menyeimbangkan keahlian teknis dengan kemampuan adaptasi terhadap kecerdasan buatan, teknologi digital, dan green economy
  • TVET harus berevolusi mengikuti Revolusi Industri Keempat untuk membekali generasi muda dengan keterampilan digital yang siap menghadapi masa depan, namun penerapan AI harus dilakukan secara adil untuk menghindari risiko serius.

RRI.CO.ID, Singaraja - Tanggal 15 Juli setuap tahunnya diperingati sebagai World Youth Skills Day atau Hari Keterampilan Pemuda Sedunia. Peringatan ini pertama kali dideklarasikan oleh Majelis Umum Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) pada tahun 2014.

Tahun 2026 ini tema resmi yang diusung oleh PBB dan UNESCO adalah Skills for a Shared Future. Dalam bahasa Indonesia berarti Keterampilan untuk Masa Depan Bersama.

Fokus utama tema tersebut adalah mengembangkan program pelatihan inovatif. Tujuannya agar pemuda sukses berpartisipasi dalam ekonomi global.

Seperti diketahui tantangan modern menyeimbangkan keahlian teknis dengan kemampuan adaptasi terhadap Kecerdasan Buatan (AI), teknologi digital, serta industri ramah lingkungan (green economy). Peringatan ini menekankan pentingnya keterampilan sosial-emosional seperti empati, ketahanan diri, dan komunikasi lintas budaya yang tidak bisa digantikan oleh mesin.

Seiring Revolusi Industri Keempat yang membentuk kembali perekonomian melalui kecerdasan buatan (AI), TVET harus berevolusi untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang siap menghadapi masa depan. AI memang mengubah cara hidup, belajar dan bekerja masyarakat dunia, tetapi juga menimbulkan risiko serius jika tidak diterapkan secara adil.

Melalui peringatan Hari Keterampilan Pemuda Sedunia, masyarakat dunia diajak untuk bersama-sama mengakui kekuatan generasi muda sebagai penggerak perubahan dan berkomitmen untuk membekali mereka dengan keterampilan digital. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan saat ini dan membentuk masa depan yang lebih damai, inklusif, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....