Hari Zoonosis Sedunia, Ini Latar Belakangnya
- 06 Jul 2026 14:54 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Setiap tahun pada tanggal 6 Juli diperingati sebagai Hari Zoonosis Sedunia. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit zoonosis.
Zoonosis adalah penyakit yang menular dari hewan ke manusia. Peringatan ini juga menjadi pengingat terhadap pentingnya upaya pencegahan agar risiko penularan dapat ditekan.
| Baca juga: Sejarah Hari Hutan Hujan Sedunia |
Peringatan Hari Zoonosis Sedunia berawal dari keberhasilan pemberian vaksin rabies pertama di dunia oleh ilmuwan asal Prancis, Louis Pasteur, pada tanggal 6 Juli 1885. Seorang anak laki-laki berumur sembilan tahun bernama Joseph Meister digigit sebanyak 14 kali oleh anjing yang terinfeksi rabies.
Meister berhasil selamat dari infeksi tersebut dan memecahkan stigma bahwa rabies selalu berakhir dengan kematian fatal. Keberhasilan ini membuka gerbang bagi perkembangan teknologi vaksinasi massal untuk berbagai penyakit menular lainnya di masa depan.
| Baca juga: Mengenal Peringatan Hari Hutan Hujan Sedunia |
Peristiwa bersejarah tersebut melahirkan komitmen global untuk mengedukasi masyarakat mengenai ancaman penyakit yang menular dari hewan ke manusia. Tanggal 6 Juli lantas resmi dipilih secara internasional sebagai Hari Zoonosis Sedunia demi menghormati warisan ilmiah Pasteur.
Peringatan ini diinisiasi untuk membangun kesadaran publik terkait patogen (bakteri, virus, atau parasit) yang melompat dari hewan ke manusia. Organisasi kesehatan global seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) memanfaatkan momen ini untuk mengampanyekan integrasi kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....