Kisah Pelajar Padang Menjadi Pemantik Budaya Membaca tanpa Kewajiban

  • 25 Mei 2026 21:10 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Program siaran Makan Siang Bersama Teman Sejati (MAKSI) menghadirkan perbincangan edukatif yang sangat menarik perhatian masyarakat luas. Acara interaktif tersebut disiarkan langsung secara interaktif melalui RRI Pro 1 Padang pada Kamis, 21 Mei 2026 yang dipandu oleh presenter Wahyudi Maswar.

Narasumber utama yang hadir menginspirasi adalah seorang pelajar berprestasi asal Kota Padang bernama Andrew Arsya Mandala. Remaja cerdas yang biasa dipanggil Andrew tersebut saat ini masih menempuh pendidikan formal sebagai siswa kelas delapan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Padang.

Sosok inspiratif ini dipercaya mengemban amanah penting yang sangat membanggakan sebagai Duta Penyala Literasi Sumatera Barat. Andrew berhasil meraih posisi prestisius tersebut setelah melewati serangkaian tahapan seleksi ketat.

Saat proses seleksi unjuk bakat dirinya menampilkan seni bela diri tradisional silek harimau secara otodidak. Pemuda berbakat ini juga mahir melantunkan pasambahan pantun adat Minangkabau yang sarat petuah bijak kehidupan.

Terkait literasi, Andrew mengatakan aktivitas membaca buku harus dibangun secara konsisten sebagai sebuah kebiasaan menyenangkan dan bukan sebuah kewajiban. Langkah awal menumbuhkan minat membaca adalah mengenali preferensi genre bacaan yang paling sesuai dengan kepribadian.

Andrew sendiri sangat menggemari novel legendaris Laskar Pelangi dan buku sejarah dunia bertema misteri. Ketertarikannya tersebut membuat ia berhasil meraih prestasi sebagai Duta Penyala Literasi Sumatera Barat.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumatera Barat mencatat indeks pembangunan literasi masyarakat daerah ini berada di peringkat empat nasional. Keberhasilan literasi tersebut menempatkan ranah minang menjadi salah satu wilayah dengan tingkat gemar membaca tertinggi di Sumatra.

Pemerintah daerah setempat menyediakan fasilitas gedung baru perpustakaan umum yang sangat lengkap di samping Youth Center. Tempat membaca modern tersebut menyediakan ribuan koleksi buku berkualitas gratis dan ramah bagi penyandang disabilitas.

Komunitas literasi tempat Andrew aktif juga berencana menyelenggarakan perhelatan akbar bertajuk Festival Literasi Internasional kota Padang. Agenda besar ini mengajak seluruh pelajar menghasilkan karya tulis terbaik untuk diluncurkan dalam bentuk buku.

Lebih lanjut Andrew menyampaikan pemanfaatan media audio digital menjadi solusi modern yang sangat efektif bagi masyarakat yang cepat lelah membaca. Kemampuan memahami pesan secara mendalam akan menjadi pondasi atau dasar keterampilan utama generasi muda masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....