Ajang Tinju Komunitas Jadi Wadah Petinju Amatir Padang Tambah Jam Terbang

  • 21 Jun 2026 07:43 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Ajang tinju komunitas Kopigo Fight Club yang digelar di Kota Padang pada Sabtu malam, 20 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi ruang bagi petinju amatir untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026.

Technical Delegate sekaligus Wasit Hakim Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumatera Barat, Arifni Amsa, mengatakan antusiasme para petinju cukup tinggi meskipun sebagian besar hanya memiliki waktu persiapan yang singkat. Bahkan, kata dia, terdapat peserta yang baru pertama kali mengenakan sarung tinju dan naik ke atas ring, namun tetap menunjukkan mental bertanding yang baik.

“Atlet atau petinju, kita melihat mereka sangat antusias. Mereka semangat sekali, walaupun mereka persiapan hanya satu atau dua minggu, tapi mentalnya bagus,” ujar Arifni pada RRI.

Arifni optimistis semakin banyaknya pertandingan tinju komunitas akan berdampak positif terhadap perkembangan olahraga tinju di Sumatera Barat. Hal itu dinilai penting mengingat para atlet akan menghadapi Porprov Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

“Insya Allah, dengan adanya acara ini saya yakin tinju Sumatera Barat akan berkembang. Apalagi kita mau menghadapi Porprov bulan Oktober,” ujar Arifni.

Sementara itu, promotor kegiatan Givo Hermanson mengatakan pertandingan tersebut diikuti petinju dari berbagai sasana dan fighter camp di Kota Padang. Sebanyak 16 partai dengan 32 petinju muda mengambil bagian dalam pertandingan.

“Kita melihat banyaknya masyarakat atau pemuda-pemuda kita yang sering nongkrong di coffee shop ya. Sebab itu, kita memperkenalkan boxing di kedai kopi saat ini, harapannya dapat mengurangi angka tauran, narkoba, makanya kita untuk membuka event ini,” ujar Givo.

Menurut Givo, kegiatan dimaksud bertujuan menyediakan ruang bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Selain itu, ajang tersebut diharapkan menjadi sarana pembinaan bagi petinju amatir yang selama ini memiliki keterbatasan kesempatan untuk tampil di atas ring.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....