Juli 2026 Penuh Makna, Ini Daftar Peringatan Nasional dan Hari Suci Bali

  • 02 Jul 2026 07:32 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Bulan Juli 2026 menjadi bulan yang sarat dengan berbagai momentum penting bagi masyarakat Indonesia, khususnya umat Hindu di Bali. Selain diwarnai sejumlah peringatan nasional, Juli juga dipenuhi rangkaian hari suci (rerahinan) dalam Kalender Bali yang memiliki makna spiritual mendalam.

Meskipun tidak terdapat hari libur nasional pada bulan Juli 2026, berbagai hari peringatan nasional tetap diperingati oleh instansi pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi profesi, hingga masyarakat luas sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah, pengabdian, dan pembangunan bangsa.

Sementara itu, bagi umat Hindu di Bali, Juli 2026 menjadi waktu untuk melaksanakan sejumlah rerahinan sebagai bentuk bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan kehidupan spiritual.

Daftar Peringatan Nasional Juli 2026

1 Juli – Hari Bhayangkara

2 Juli – Hari Kelautan Nasional

5 Juli – Hari Bank Indonesia

7 Juli – Hari Pustakawan Indonesia

9 Juli – Hari Satelit Palapa

12 Juli – Hari Koperasi Indonesia

14 Juli – Hari Pajak Nasional

22 Juli – Hari Bhakti Adhyaksa (Hari Kejaksaan)

23 Juli – Hari Anak Nasional

29 Juli – Hari Bhakti TNI Angkatan Udara

30 Juli – Hari Ikrar Gerakan Pramuka.

Daftar Hari Suci Kalender Bali Juli 2026

1 Juli (Rabu) – Buda Cemeng Langkir

3 Juli (Jumat) – Bhatari Sri

7 Juli (Selasa) – Anggara Kasih Medangsia

12 Juli (Minggu) – Kajeng Kliwon Uwudan

14 Juli (Selasa) – Tilem Sasih Kasa

22 Juli (Rabu) – Buda Kliwon Pahang (Pegat Uwakan)

27 Juli (Senin) – Kajeng Kliwon Enyitan

29 Juli (Rabu) – Purnama Sasih Karo.

Rangkaian rerahinan tersebut memiliki makna yang berbeda-beda. Buda Cemeng Langkir identik dengan permohonan kemakmuran, sedangkan Bhatari Sri merupakan hari penghormatan kepada Dewi Sri sebagai simbol kesuburan dan kesejahteraan. Anggara Kasih Medangsia menjadi momentum memohon keselamatan dan kerahayuan, sementara Kajeng Kliwon dipercaya sebagai hari untuk menjaga keseimbangan sekala dan niskala melalui persembahan sesuai tradisi masing-masing desa adat.

Di pertengahan bulan, umat Hindu melaksanakan Tilem Sasih Kasa sebagai momentum penyucian diri dan introspeksi. Menjelang akhir Juli, Buda Kliwon Pahang kembali diperingati sebelum ditutup dengan Purnama Sasih Karo pada 29 Juli 2026, yang menjadi waktu istimewa untuk memperbanyak persembahyangan dan ungkapan syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Dengan padatnya agenda peringatan nasional dan hari suci keagamaan, Juli 2026 menjadi bulan yang tidak hanya mengingatkan masyarakat akan nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga memperkuat kehidupan spiritual serta pelestarian budaya Bali. Masyarakat diharapkan dapat memaknai setiap momentum tersebut sesuai nilai, tradisi, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....