Momen Ramadan, Ratusan Umat Islam Ngaji Bersama di Teras Samarinda

  • 28 Feb 2026 13:36 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Ratusan umat Islam mengikuti kegiatan Ngaji on The Street di Teras Samarinda, Jalan Gajah Mada pada Sabtu, 28 Februari 2026. Kegiatan ini diinisiasi oleh Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Samarinda sebagai bagian dari syiar Al-Qur’an di ruang publik.

Ketua STAI Samarinda, Fardy Iskandar, mengatakan kegiatan bertajuk “Ngaos” itu bertujuan menggiatkan sekaligus menyemangati umat Muslim agar terbiasa membaca dan mensyiarkan Al-Qur’an. “Kami ingin mengajak umat Muslim membaca Al-Qur’an dan mensyiarkannya. Qur’an bukan hanya dibaca, tetapi juga disampaikan,” kata Fardy.

Ia menjelaskan, STAI Samarinda yang berlokasi di Jalan M.Said ini berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam dan Al-Qur'an Al-Azhar (YAPIA Al-Azhar). Lembaga tersebut menaungi jenjang pendidikan mulai dari PAUD, MI, MTs, SMK, hingga perguruan tinggi.

Mengingat jadwal siswa beraktivitas sekolah hanya sampai sore hari, pihaknya memilih mengadakan kegiatan mengaji pada pagi hari. Di samping itu, menurut Fardy, pagi hari merupakan waktu yang tepat untuk membiasakan literasi Al-Quran kepada anak-anak karena kondisi tubuh dan pikiran masih segar.

Selain siswa dari sekolah YAPIA Al-Azhar, Fardy juga mengundang sejumlah pihak eksternal untuk memeriahkan kegiatan Ngaji On The Street. "Panitia menargetkan 300 peserta dari berbagai elemen. Selain civitas YAPIA Al-Azhar, panitia juga mengundang lembaga Qiroati se-Samarinda, masjid-masjid, serta majelis taklim untuk ikut ambil bagian," kata dia.

Fardy menegaskan kegiatan ini rutin digelar setiap tahun. Tahun sebelumnya, panitia melaksanakan kegiatan serupa di Taman Samarinda. Ia menyebut, acara Ngaos memang dirancang di ruang terbuka agar masyarakat dapat melihat langsung aktivitas membaca Al-Qur’an.

“Konsepnya memang outdoor supaya masyarakat, khususnya umat Muslim, bisa melihat dan terbiasa membaca Al-Qur’an di mana pun berada,” ujarnya.

Ia menambahkan, Teras Samarinda dipilih menjadi lokasi mengaji karena letaknya yang strategis dan mudah dijangkau dari berbagai sudut kota. Fardy pun berharap, kegiatan ini dapat terus berlangsung setiap tahun untuk memotivasi para murid dan masyarakat agar membaca Al-Qur’an setiap hari, tidak terbatas pada momentum Ramadan maupun tempat tertentu.

Pembina YAPIA Al-Azhar, KH Muslihuddin, usai kegiatan Ngaji On The Street di Teras Samarinda, Sabtu, 28 Februari 2026. (Foto: RRI Samarinda/Chella)

Sementara itu, Pembina YAPIA Al-Azhar, KH Muslihuddin, menyambut baik kegiatan Ngaji On the Street karena bertepatan dengan momen Ramadan. Ia mengatakan, Ramadan memiliki kedudukan istimewa karena Allah memilih bulan tersebut sebagai waktu turunnya Al-Qur’an.

“Al-Qur’an itu luar biasa dahsyat dan mulia. Ia memengaruhi Ramadan dan umat yang ada di dalamnya. Ketika kita bersama Al-Qur’an, kita bisa maju, penuh kasih sayang, dan membangun peradaban,” kata Muslihuddin.

Karenanya Muslihuddin berkomitmen akan membangun peradaban melalui pendidikan secara bertahap, khususnya pendidikan berbasis Al-Quran sehingga dapat melahirkan generasi yang beradab, maju dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki karakter kuat.

“Qur’an membentuk karakter. Hati menjadi tenang dan tenteram, otak berkembang, dan anggota tubuh bergerak untuk berjuang. Orang beriman tidak boleh diam,” ucapnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....