Kemenag Tanah Datar Perkuat Kurikulum Madrasah Berbasis Cinta

  • 17 Jul 2026 15:54 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tanah Datar mulai menyesuaikan kurikulum seluruh madrasah dengan program prioritas nasional. Penyesuaian itu menitikberatkan pada pembelajaran mendalam dan penguatan karakter peserta didik.

Program tersebut dibahas dalam kegiatan Klinik Kurikulum Madrasah di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar, Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan diikuti wakil kepala madrasah bidang kurikulum dan pengawas madrasah dari jenjang negeri maupun swasta.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Tanah Datar, Bahrul Fahmi, mengatakan penyelarasan kurikulum bertujuan meningkatkan mutu pembelajaran. "Kami berharap setiap madrasah dapat segera mengimplementasikan kurikulum baru ini secara efektif dan terarah," ujar Bahrul Fahmi.

Ia menjelaskan kurikulum yang diterapkan mengintegrasikan pembelajaran mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta. Pendekatan tersebut diharapkan membentuk peserta didik yang memiliki kompetensi akademik sekaligus berkarakter. Pendekatan ini berpusat pada lima nilai utama yang disebut Panca Cinta.

Rinciannya, Cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan mengaitkan pembelajaran dengan nilai spiritual dan refleksi keagamaan. Cinta kepada diri sendiri dan sesama dengan mengembangkan kecerdasan sosial, empati, dan resolusi konflik (termasuk program anti- bullying). Cinta ilmu pengetahuan yakni menumbuhkan kegigihan, literasi, dan rasa ingin tahu yang mendalam. Cinta lingkungan dengan menanamkan kesadaran ekologis, seperti menjaga kelestarian alam dan konservasi energi. Lalu Cinta tanah air, memperkuat karakter kebangsaan, moderasi beragama, dan toleransi.

Sementara itu, Ketua Tim Pengembangan Kurikulum Madrasah, Azizah Rahmy, mengatakan seluruh madrasah wajib mengacu pada regulasi terbaru. “Pendampingan dilakukan agar implementasi kurikulum berjalan seragam di seluruh satuan pendidikan,” ujar Azizah.

Menurut Azizah, validasi kurikulum telah dilakukan pada tiga Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), 17 Madrasah Tsanawiyah Negeri (MtSN), dan empat Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Sementara pada madrasah swasta, validasi mencakup empat Madrasah Ibtidaiyah Swasta, 26 Madrasah Tsanawiyah Swasta, dan 17 Madrasah Aliyah Swasta.

Selain evaluasi dokumen, Kemenag juga akan melakukan pendampingan secara berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kurikulum diterapkan sesuai tujuan peningkatan mutu pendidikan.

Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6077 Tahun 2025, Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan pendekatan pendidikan transformatif yang diinisiasi Kementerian Agama RI. Kurikulum ini menggeser orientasi pendidikan dari sekadar transfer ilmu menuju penguatan karakter, spiritualitas, dan empati sebagai bagian dari pembentukan peserta didik yang utuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....