Selesaikan Dinamika Muscab, PPP Kuningan Bidik Lima Kursi Pemilu
- 24 Jun 2026 14:00 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan DPC PPP Kabupaten Kuningan memastikan dinamika internal pasca-Musyawarah Cabang (Muscab) kini telah selesai. Hal itu seiring dengan telah diterbitkannya Surat Keputusan (SK) kepengurusan resmi dari pihak DPP PPP.
Sekretaris DPC PPP Kuningan terpilih, Masuri yang akrab disapa Gonjes, menyebut perbedaan pandangan dalam proses Muscab merupakan hal yang wajar dalam organisasi politik. Namun, menurutnya, perbedaan tersebut harus menjadi bagian dari proses pendewasaan kader.
"Terkait PPP 2026, DPC PPP Kuningan sudah melaksanakan Muscab. Dalam momentum Muscab itu sangat lumrah terjadi dinamika atau perbedaan-perbedaan. Perbedaan itu harus kita jadikan sebagai rahmat, bukan menjadi pemantik perpecahan," ujar Masuri, di Sekretariat DPRD Kuningan, Rabu, 24 Juni 2026.
Ia mengatakan seluruh kader kini telah sepakat melakukan islah dan kembali bersama untuk membesarkan partai. Langkah ini diambil menyusul terbitnya SK DPP PPP yang resmi menetapkan Ali Akbar sebagai Ketua DPC PPP Kuningan periode 2026–2031.
Menurutnya, para kandidat yang sebelumnya muncul dalam dinamika Muscab kini telah memiliki komitmen yang sama. Tokoh-tokoh tersebut, termasuk Ali Akbar dan figur PPP lainnya, menyatakan siap menerima apa pun keputusan dari pihak DPP.
"Kita sudah bersepakat, siapapun kader yang memenuhi persyaratan punya hak untuk maju. Tetapi siapapun yang dipercaya DPP menjadi Ketua DPC, kita harus legowo menerima dan bersama-sama membawa PPP Kuningan lebih baik ke depan," katanya.
Baca juga: Nahkodai PPP Kuningan, Ali Akbar Siapkan Strategi Rebut Generasi Z
Masuri menegaskan, kepengurusan baru memiliki target politik yang cukup realistis. Salah satunya mengembalikan kekuatan PPP di parlemen dengan membidik minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan.
"Target minimal kita lima kursi. Artinya satu dapil satu kursi. Itu menjadi salah satu pekerjaan besar yang harus kita persiapkan bersama," ucapnya.
Selain konsolidasi internal, DPC PPP Kuningan juga mulai menyusun agenda organisasi dalam waktu dekat. Salah satunya pelantikan pengurus DPC yang akan dirangkaikan dengan Rapat Kerja Cabang (Rakercab).
Agenda lain yang menjadi perhatian adalah pembentukan kepengurusan tingkat bawah, mulai dari Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga pengurus ranting di tingkat desa dan kelurahan. Masuri menyebut langkah tersebut menjadi bagian penting menghadapi verifikasi partai politik tahun 2027.
"Kita wajib mempersiapkan struktur sampai tingkat bawah. Sesuai ketentuan, ada persyaratan keterbentukan PAC dan ranting. Untuk Kabupaten Kuningan, target minimalnya 188 desa atau kelurahan harus terbentuk kepengurusannya," ujarnya menjelaskan.
Ia menambahkan, setelah struktur organisasi selesai, PPP Kuningan akan menyusun program kerja yang lebih luas, baik untuk penguatan internal maupun agenda eksternal partai. "Kita tidak hanya bicara organisasi, tetapi juga bagaimana program-program partai ke depan bisa hadir dan diterima masyarakat," ucap Masuri.
Dinamika internal yang telah berakhir dan terbentuknya kepengurusan baru menjadi momentum penting bagi DPC PPP Kabupaten Kuningan. Kini, mereka mulai bergerak cepat mempersiapkan mesin partai guna menghadapi berbagai agenda politik berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....