Dua Atlet MPI Jabar Siap Berlaga di Asian Games 2026
- 13 Sep 2026 13:26 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Jawa Barat kembali membuktikan kualitas pembinaan atlet. Dua atlet binaannya dipanggil mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk memperkuat kontingen Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Kedua atlet tersebut adalah Caroline Andita Bangun dan Samuel Christian Matulawa. Mereka akan menjadi wakil Indonesia pada cabang olahraga Modern Pentathlon yang dijadwalkan berlangsung 16–20 September 2026.
Wakil Ketua MPI Jawa Barat sekaligus Pelatih Pengcab MPI Kota Bekasi, Alfian Alfeus Bangun, ST, mengatakan pemanggilan kedua atlet tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan PPMPI Jabar menghasilkan atlet berprestasi di level internasional.
“Yang berlaga di Asian Games itu cuma dua, Caroline Andita Bangun dan Samuel Christian Matulawa,” katanya,saat dihubungi RRI, Minggu 13 September 2026.

Menghadapi persaingan Asian Games 2026, MPI Jawa Barat tidak memasang target berlebihan. Namun, Alfian berharap kedua atlet mampu menembus posisi lima besar negara sebagai bagian dari persiapan menuju kualifikasi Olimpiade.
“Target kita sih enggak terlalu tinggi ya. Cuma kalau saya lihat, semoga bisa di top lima besar negara. Karena lima besar ini kita kejar untuk persiapan kualifikasi Olimpiade,” ujarnya.
Menurut Alfian, Modern Pentathlon di Indonesia masih tergolong cabang olahraga muda. Pembinaannya baru dimulai sekitar 2013, sehingga Indonesia masih membutuhkan waktu untuk mengejar negara-negara yang telah membangun sistem pembinaan selama puluhan tahun.
“Kalau yang kayak kita ini kan baru 2013, Modern Pentathlon di Indonesia mulainya. Kalau mereka sudah 40–50 tahun, mereka mulai. Jadi kita masih tergolong muda sekali,” jelasnya.
Ia menyebut China, Korea Selatan, dan Jepang sebagai negara-negara kuat di Asia yang memiliki pengalaman serta kedalaman pembinaan atlet. Korea Selatan, misalnya, dinilai memiliki banyak lapisan atlet sehingga regenerasi dan persaingannya sangat solid.
Meski demikian, Alfian tetap optimistis terhadap peluang Indonesia. Ia mengacu pada pengalaman Caroline Bangun saat mengikuti Kejuaraan Dunia di Bulgaria, ketika performa atlet Indonesia mampu bersaing dengan Jepang.
“Jepang kita kemarin waktu Caroline ikut di Kejuaraan Dunia di Bulgaria, bisa di bawah kita satu level. Jadi saya cukup optimis juga sebenarnya, cuma kita enggak bisa jemawa,” tuturnya.
Selain Asian Games, Caroline dan Samuel juga diharapkan tetap memperkuat Jawa Barat pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jabar 2026. Alfian menilai keikutsertaan mereka penting sebagai bentuk dedikasi terhadap daerah sekaligus kesempatan bagi atlet menikmati kompetisi di tingkat provinsi.
“Terjun di Porprov, Pak. Dedikasi mereka kan latihan satu hari tiga kali. Kalau enggak turun di Porprov, kasihan juga. Ini kan ajangnya happy-happy-nya atlet,” katanya.
Alfian berharap kedua atlet MPI asal Jawa Barat tersebut mampu memberikan penampilan terbaik pada Asian Games 2026. Meski medali emas menjadi harapan, ia menegaskan bahwa perjuangan dan performa maksimal tetap menjadi prioritas utama.
“Harapan saya mereka lakukan yang terbaik. Kalau untuk medali emas, semoga saja. Yang paling penting tunjukkan penampilan yang terbaik,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....