BPBD Way Kanan Waspadai Ancaman Kebakaran Lahan di Musim Kemarau
- 12 Jun 2026 08:10 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Way Kanan mewaspadai dampak kemarau panjang tahun ini. Ancaman terbesar yang dikhawatirkan adalah kebakaran lahan yang berpotensi meluas, Kamis, 10 Juni 2026.
Kepala BPBD Way Kanan, Sufrianto, mengatakan seluruh kecamatan berpotensi terdampak kemarau. Namun, tingkat dampaknya berbeda di setiap wilayah.
Menurutnya, beberapa kecamatan tercatat menjadi daerah yang cukup sering mengalami kekeringan. Kondisi tersebut berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya.
Kecamatan yang kerap terdampak kekeringan antara lain Belambangan Umpu, Way Tuba, Umpu Semenguk, Negeri Agung, dan Bumi Agung. Wilayah tersebut dinilai mengalami dampak lebih besar dibanding daerah lainnya.
“Pengalaman yang lalu, Belambangan Umpu, Way Tuba, Umpu Semenguk, Negeri Agung, dan Bumi Agung cukup terdampak,” kata Sufrianto.
Ia menegaskan, ancaman paling serius saat kemarau panjang adalah kebakaran lahan. Api yang muncul saat musim kering sangat cepat membesar.
Menurutnya, kondisi lahan yang kering membuat api sulit dikendalikan. Kebakaran juga berpotensi meluas ke area perkebunan warga.
“Yang paling kita khawatirkan dari kemarau panjang adalah ancaman kebakaran lahan,” ujarnya.
Sufrianto menjelaskan, kebakaran dapat merusak kebun karet milik masyarakat. Kerugian ekonomi warga pun berpotensi meningkat.
Selain itu, kebakaran juga dapat mengancam permukiman penduduk. Rumah warga berisiko terdampak apabila api tidak segera dipadamkan.
Ia menambahkan, asap akibat kebakaran dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Dampaknya bisa dirasakan secara luas oleh warga sekitar.
BPBD Way Kanan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Warga juga diminta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....