Ini Tanggapan Masyarakat Soal Insentif Guru di Kaltara Dihapus
- 17 Apr 2025 11:31 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan: Dialog Sapa Kaltara pada hari Kamis (17/04/2025) menarik perhatian masyarakat karena tema yang diangkat mengenai nasib kesejahteraan guru, dialog dengan Topik Tunjangan Guru dari Pemprov Kaltara Ditiadakan menghadirkan narasumber seperti Endah Sarastiningsih - Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Ida Astuti – PGRI Tarakan dan Denny Harianto – Kepala BKAD Kaltara (berhalangan hadir) dengan host Esti Murdiastuti.
Beragam tanggapan masyarakat muncul baik melalui telepon atau komentar di live Yotube RRI Tarakan official, seperti pendapat:
Lewat telepon:
Hadi (Guru Honorer swasta Tarakan) : Sangat menyayangkan subsidi insentif guru honorer dihapus, ia siap untuk hadir dalam dialog antara PGRI dan pihak terkait lainnya.
| Baca juga: Sikap Moderat dalam Islam Kunci Keharmonisan |
Lewat media sosial:
Ardian : menanyakan dampak dari penghapusan insentif bagi guru di Tarakan dan Kaltara.
Kamarullah Jamal: Mengharapkan penjelasan lengkap dari pemerintah Provinsi Kaltara.
Sudarsih Biologi: Dengan dihapusnya insentif guru terutama honorer adalah hal yang menyedihkan karena jumlah insentif sebenarnya jauh dari kata sejahtera malah akan dihapus.
| Baca juga: Halo RRI, Jaga Keberlanjutan Petani Milenial |
Cece Seseang : menyayangkan narasumber dari provinsi Kaltara tidak hadir.
Asrul Brother: Masalah penghapusan insentif harus dipertimbangkan masak-masak, jangan kalah sama Provinsi Kaltim.
Bima Tutor: ada baiknya insentif dari provinsi tidak dihapus karena sangat berarti bagi honorer, karena penghasilan mereka sedikit belum ditambah biaya hidup yang makin naik.
Asrul Brother: Untung Berau tidak jadi gabung Kaltara, kalau gabung pasti hilang juga.
Norman Efendi: Negara harusnya hadir di dalam meningkatkan kesejahteraan guru namun sepertinya negara terkesan tidak ikhlas untuk mensejahterakan guru.
Yulisna Yuli: Semoga insentif provinsi tetap ada karena guru PAUD sangat membutuhkan untuk biaya sehari-hari, karena gaji di PAUD sangat kecil antara 200-500 rb.
Ikram Dupan : mohon perhatian pemerintah Provinsi Kaltara untuk malakukan gebrakan bagi kesejahteraan guru di Kaltara.
Selengkapnya Sapa Kaltara :
https://www.youtube.com/watch?v=LNupyidce6E
(Gode Permana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....